Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Teroris Bekasi - Sebelumnya Ternyata Ada Empat Orang Misterius Kerap Kunjungi Ruko

Empat orang itu terdiri dari tiga laki-laki dan seorang perempuan. Ruko itu berada di Kampung Pangkalan RT 11/04, Desa Kedung Pengawas, Bekasi

Tayang:
Istimewa
ruko di Kampung Pangkalan RT 11/04, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/5/2019). 

Camat Babelan Deni Mulyadi membenarkan hal itu. Menurut dia, ada salah satu pelaku yang tewas ditembak polisi saat penggerebekan itu.

Baca: VIDEO Detik-detik Pria Loncat dari Lantai 3 PGC, Ditanya Alasannya, Kalimat Ini Buat Warga Tertawa!

"Iya benar ada penggerebekan teroris. Informasinya satu yang tewas," kata Deni saat dikonfirmasi pada Sabtu (4/5/2019) petang.

Deni mengatakan, dua terduga teroris lainnya saat ini masih buron. Saat penggerebekan itu, rupanya dua pelaku lagi berhasil kabur.

"Saat ini tempat kejadian perkara (TKP) sudah bersih. Polisi datang dari subuh sampai siang," ujar Deni.

Dalam kesempatan itu, Deni mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Babelan, agar segera melapor ke polisi bila melihat hal-hal yang mencurigakan.

Dia meyakini, polisi akan menindaklanjuti sekecil apapun informasi yang disampaikan masyarakat.

Sementara, warga Kampung Pangkalan RT 11/04, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi menyebut, ada dua terduga teroris yang tewas ditembak mati di lokasi, sedangkan dua pelaku berhasil melarikan diri.

Salah seorang warga bernama Maryanto (35) mengaku penggerebekan itu terjadi seusai salat subuh sekitar pukul 05.00.

Saat itu, banyak polisi berseragam lengkap sambil membawa senjata laras panjang berada di lokasi.

"Pas dicek warga, enggak tahunya ada penggerebekan terduga teroris," ungkap Maryanto.

Berdasarkan informasi yang dia peroleh, dua terduga teroris tewas di lokasi diduga karena melakukan perlawanan kepada petugas.

Sedangkan dua pelaku lagi berhasil kabur yang diduga membawa bahan peledak.

"Subuh ada puluhan petugas polisi dan sekitar jam 1 siang mereka meninggalkan lokasi," paparnya.

Baca: UPDATE WHATSAPP - Begini Cara Melihat Story WhatsApp Teman Tanpa Ketahuan

Menurut Maryanto, awalnya ruko itu dimiliki oleh warga yang biasa disapa Ki Opung.

Sekitar beberapa bulan lalu, Ki Opung menjual ruko miliknya kepada Manin atau yang biasa disapa Mandor Patek.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved