Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Ditanya Soal Koalisi Demokrat Setelah Bertemu Jokowi, Gestur Minta Maaf AHY Beri Tanda?

AHY Tunjukkan Gestur Ini saat Ditanya tujuan Koalisi Partai Demokrat Setelah berbincang dan bertemu Jokowi.

Editor: Frandi Piring
Biro Pers Istana Kepresidenan/Rusman
Jokowi dan AHY - Istana Kepresidenan RI 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY baru saja bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Seusai Pertemuan itu, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY langsung dicegat wartawan.

Para wartawan menanyakan isi Pertemuan AHY dengan Jokowi.

AHY sempat memberikan pernyataan sekitar empat menit, didampingi Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

Namun, ketika salah seorang wartawan menanyakan bagaimana arah koalisi Partai Demokrat, AHY langsung memperlihatkan gestur tangan minta maaf.

AHY kemudian buru-buru meninggalkan para wartawan di Istana Negara.

Sebelumnya, AHY mengaku datang ke Istana memenuhi undangan Presiden Jokowi.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyambut baik undangan Presiden Jokowi.

"Sudah cukup lama tidak bersilaturahim, tadi kesempatan baik di tengah kesibukan beliau," ungkap AHY.

Mobil Land Cruiser B 2024 AHY yang digunakan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/5/2019)
Mobil Land Cruiser B 2024 AHY yang digunakan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/5/2019) (Kompas.com/Ihsanuddin)

AHY menuturkan pertemuannya dengan Presiden Jokowi dilandasi semangat untuk melihat Indonesia lebih baik.

"Kita ingin sumbang pikiran, gagasan, semangat demokrasi harus terus melakukan tukar pikiran dan masukan," kata AHY.

Ketika ditanya apa masukannya kepada Presiden Jokowi, AHY menjawab diplomatis.

"Ini adalah silaturahmi setiap saat. Komunikasi kan tidak harus membicarakan politik secara pragmatis, tapi juga hal lain memajukan Indonesia ke depan," kata AHY.

AHY juga menyatakan bahwa sikap Partai Demokrat masih sama seperti yang pernah dia utarakan sebelumnya.

"Kita tetap seperti kemarin, pasca 17 April 2019 mudahan kita semuanya bisa tenang, sabar melihat situasi perkembangan. Mari sama-sama kita jadi masyarakat yang dewasa dalam alam demokrasi. Tentu ada perbedaan pendapat dalam politik, tapi sikap terbaik bagi kita adalah menunggu sampai perhitungan terakhir KPU," bebernya.

AHY dan Jokowi - Istana Kepres
AHY dan Jokowi - Istana Kepres (Biro Pers Istana Kepresidenan/Rusman)
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved