Sulawesi Utara
Wakapolda Sulut Ikut Periksakan Urine
Kantor Polda Sulawesi Utara yang terletak di jalan Bethesda Manado mendadak ramai, Kamis (02/05/2019) kemarin.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Alexander Pattyranie
Wakapolda Sulut Ikut Periksakan Urine
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kantor Kepolisian Republik Indonesia Daerah (Polda) Sulawesi Utara yang terletak di jalan Bethesda Manado mendadak ramai, Kamis (02/05/2019) kemarin.
Personel Polri Polda Sulut semua keluar dari ruangan mereka dan memadati lobi Mapolda Sulut.
Di lobi mapolda tampak ada sejumlah petugas yang mengenakan masker dan sarung tangan karet.
Di atas meja diletakkan alat tes narkoba dan tempat untuk tampung urine.
Polda Sulut melalui Dit Resnarkoba, Biddokkes dan Propam Polda Sulut melakukan pemeriksaan narkoba kepada perwira menengah (pamen) Komisari besar Pol (Kombespol), Ajun komisaris besar polisi (AKBP) dan komisaris polisi (Kompol).
"Selain para Pamen, pak wakapolda Sulut juga ikut melakukan pemeriksaan urine," kata Kabid Propam Polda Sulut Kombes Dheny Dariady, Jumat (03/05/2019).
Kegiatan periksa urine kemarin dalam rangka membersihkan penegakan keterlibatan yang berkaitan dengan kedisiplinan satu di antara itemnya tes urine, bersifat spontan dan mengejutkan, kepada perwira menengah (pamen) jajaran Polda Sulut berjumlah 278.
Bukan saat ini saja akan berkesinambungan dengan sistem kejutan spontan atau dadakan tanpa ada pemberitahuan.
Terkait sanksi jika ditemukan ada yang terlibat penyalahgunaan Narkotika pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi, akan ditindak tegas.
"Kalau positif memakai akan diserahkan ke Ditres Narkoba untuk proses selanjutnya dan untuk Propam sendiri kode etik profesi polri," tegasnya.
Sementara itu Kombes Freddy Worang kabiddokkes Polda Sulut menguraikan mekanisme pelaksanaan tes urine untuk mengecek apakah ada anggota Pamen Polda Sulut yang mengkonsumsi dan terlibat penyalahgunaan narkotika, dilakukan tim gabungan Polda Sulut dengan cara mengumpulkan para anggota lalu dipisahkan sesuai tingkatan.
Dipisahkan mulai Pamen keatas, Kompol, AKBP, Kombes sampai wakapolda seorang brigadir jenderal berkenan periksa urine. Diabsensi, berikan tabung untuk urine, di kamar ke kamar kecil tidak boleh di kunci dan mengecek urine apakah benar urine atau air.
"Pemeriksaan melalui enam item untuk narkoba seperti morfin, ganja, amfetamin, menamfetamin, bensodiasefin dan kokein," terangnya.
Hasilnya sementara masih dalam proses pemeriksaan memakan waktu agak lama karena ada 278 yang diperiksa urinenya, kalau sudah ada hasil kami langsung serahkan kepada Kabid Propam dan Diresnarkoba Polda Sulut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/wakapolda-sulut-ikut-periksakan-urine.jpg)