Pemilu
Sebarkan Video Hoaks 'Emak-emak Geruduk Gudang KPU', Tukang Cukur Diamankan Polisi
Diduga Pelaku penyebar hoax emak-emak geruduk gudang KPK di Jombang di amankan Pihak Kepolisian.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Diduga jadi pelaku penyebar video hoaks 'emak-emak menggeruduk gudang KPU Jombang', seorang tukang cukur asal Garut harus berurusan dengan polisi.
Warga Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Garut itu ditangkap jajaran Polda Jawa Timur pada Sabtu (27/4/2019) sekitar pukul 11.00.
Tukang Cukur bernama Lukman (30) itu, ditangkap di rumahnya.
"Benar ada penangkapan kepada warga Cibiuk oleh Polda Jatim. Kaitannya diduga penyebar video hoaks," ujar Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng saat dihubungi wartawan, Minggu (28/4/2019).
Laporan soal penyebaran video itu, lanjutnya, memang ada di wilayah Polda Jatim.

Baca: TERBARU pemilu2019.kpu.go.id Hasil Real Count KPU Pilpres 2019, Senin (29/4) Pukul 02.30 WIB
Pihaknya hanya membantu untuk melakukan penyelidikan awal.
"Kami cuma back up saja. Setelah dapat informasi keberadaan pelaku ada di Garut," katanya.
Pelaku sehari-hari bekerja sebagai tukang cukur di Cilegon, Banten. Ia tinggal di Cibiuk.
Terkait motif menyebarkan video itu, Maradona menyebut merupaka kewenangan Polda Jatim.
"Soalnya yang tangkap juga dari Polda Jatim. Kami hanya bantu saja cari alamat pelaku," ucapnya.
Sebelum dibawa ke Polda Jatim, Lukman sempat diinterogasi di Polsek Cibiuk.
Setelah itu, pelaku langsung dibawa untuk diperiksa lebih lanjut di Polda Jatim.
Sebelumnya diberitakan netizen di Jombang, Jawa Timur dihebohkan beredarnya video tentang dugaan kecurangan Pemilu 2019.
Video diunggah di akun media sosial youtube beberapa channel.
Video itu juga menyebutkan sejumlah emak-emak melabrak Kantor KPU Kabupaten Jombang karena mencurigai ada kecurangan pada Pemilu di kota santri ini.