Bangunan Eks RSUD Datoe Binangkang Rata Tanah, Lokasi Akan Dijadikan Kawasan Kuliner
Sebagian besar bangunan Eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang di Kelurahan Kotamobagu, sudah dibongkar
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: David_Kusuma
Bangunan Eks RSUD Datoe Binangkang Rata Tanah, Lokasi Akan Dijadikan Kawasan Kuliner
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOABAGU - Sebagian besar bangunan Eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang di Kelurahan Kotamobagu, sudah dibongkar.
Pantauan tribunmanado.co.id, Rabu (24/04/2019) bangunan di bagian tengah sudah rata tanah.
Di lokasi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disperdagkop UKM) Kotamobagu Herman Aray memantau proses pembongkaran menggunakan alat berat.
"Pembongkaran sudah dilakukan sejak 1 April 2019. Hingga hari ini sudah tiga pekan dilakukan pembongkaran," ujar Aray kepada Tribun Manado.
Aray mengatakan, semua bahan hasil pembongkaran seperti
seng, besi, dan kayu nantinya akan dilelang.
Baca: Pasar Senggol 2019 Bakal Digelar di Eks RSUD Datoe Binangkang Kotamobagu
Baca: Dishub Bolmong Buka Pos Retribusi Parkir di RSUD Datoe Binangkang
"Iya akan dilelang karena ini aset pemerintah daerah," ujar dia.
Pembongkaran dilakukan karena pemerintah akan membuat kawasan kuliner di lokasi tersebut.
Nantinya kawasan kuliner akan diisi oleh pedagang kaki lima (PKL) yang saat ini berjualan di pusat kota.
Yakni yang berada di pusat kota seperti di Jalan Kartini dan pelataran terminal.
Aray mengatakan nantinya ketika Kawasan Kuliner sudah siap, maka pedagang tersebut harus pindah.
Baca: DPO Kasus Korupsi Alat Berat di Bolsel yang Ditangkap di Mantos Ditahan di Rutan Kotamobagu
Aray memastikan nantinya di Kawasan Kuliner ada banyak kemudahan yang diperoleh pedagang.
Lokasinya aman untuk melakukan usahanya. Tidak ada lagi ketakutan untuk ditertibkan Sat Pol PP. Dapat berjualan selama satu kali 24 jam. Terjamin keamanannya karena dijaga Sat Pol PP. Ada panggung hiburan yang nantinya bisa menjadi promosi bagi pedagang disana.
Aray menambahkan, selain untuk kawasan kuliner. Lahan satu hektar tersebut juga akan digunakan untuk Pasar Senggol.
Anggaran yang disiapkan untuk kawasan kuliner yakni Rp 400 juta. Terbagi untuk biaya pembongkaran lahan Rp150 juta, penataan kuliner Rp100 juta, untuk penerangan Rp100 juta dan toilet Rp 50 juta. (dik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pembongkaran-rsud-datoe-binangkang.jpg)