Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sinema

Catatan 2 Mei 2019: Penampakan 'Arwah Noni Belanda' di Semua Bioskop Tanah Air

Film horor yang diklaim berlatar fakta sejarah dan melibatkan arwah perempuan masa lalu dalam proses pembuatannya itu bertajuk "Arwah Noni Belanda".

Editor: Frandi Piring
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Arwah Noni Belanda - Indonesia Movie 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi para penggila dan penikmat film horor, bersiaplah menikmati film horor Indonesia yang sebentar lagi akan tayang di semua bioskop Tanah Air.

Film horor yang diklaim berlatar fakta sejarah dan melibatkan arwah perempuan masa lalu dalam proses pembuatannya itu bertajuk "Arwah Noni Belanda".

Film Arwah Noni Belanda akan mulai tayang di bioskop pada 2 Mei 2019 mendatang.

Film ini diproduksi oleh PT Mutiara Fim Indonesia (SAS FILMS) dan digarap apik oleh Sutradara muda Agus Hermansyah Mawardy alias Agus Pestol.

"Arwah Noni Belanda" dibintangi oleh Sara Wijayanto (39), aktris sekaligus model dan penyanyi, yang belakangan, dikenal pula sebagai cenayang atau paranormal, serta segala aktifitasnya terkait dunia gaib dan makhluk astral.

Sang sutradara, Agus Hermansyah Mawardy menuturkan bahwa sejak dari pencarian ide cerita, penulisan naskah, hingga pemilihan peran beberapa pemain, serta pengambilan gambarnya, pihaknya membutuhkan kerja sama dengan sang arwah noni Belanda yang dijadikan latar cerita.

Noni Belanda itu kata Agus adalah Hellen Van Stolch, perempuan Belanda berusia 21 tahun yang pernah ada dan tinggal di Batavia pada 1834.

Poster Film 'Arwah Noni Belanda'
Poster Film 'Arwah Noni Belanda' (Twitter/google)

Hellen adalah anak satu-satunya dari tuan tanah Jacob Van Stolch, yang merupakan belasteran Belanda-Jerman.

"Proses penentuan ide cerita dan penulisan naskah film ini dilakukan sekitar 3 tahun lalu atau 2016. Awalnya, lewat seseorang yang mempunyai kemampuan komunikasi dengan alam lain dan makhluk astral, kita menarik beberapa arwah dari masa lalu, untuk dipilih mana yang akan dijadikan ide cerita dalam naskah skenario," kata Agus, saat berbincang dengan Warta Kota, Selasa (23/4/2019).

Dari beberapa arwah yang berhasil menjalin komunikasi dengan 'orang pintar' dari timnya, pihaknya mulai memilih dan memilah kisah mana yang menarik untuk dijadikan ide cerita dan layak dikembangkan.

"Akhirnya kita pilih kisah Hellen Van Stolch ini setelah berkomunikasi langsung dengan arwahnya. Kisah Hellen menarik karena ia meninggal dengan cara yang tragis," beber Agus.

Menurut Agus arwah Hellen sendiri dirasakan sepakat jika sebagian kisahnya dijadikan film. Arwah hellen dianggapnya mau bekerjasama.

"Setelah menentukan ide kisah film, kami menggali data lagi tentang Hellen. Kami berkomunikasi dengan arwah Hellen lewat bantuan 'orang pintar',"kata Agus.

"Kami juga menggunakan tubuh manusia sebagai mediator. Dimana arwah Hellen kita masukkan ke tubuh mediator. Lalu dari sana kita berkomunikasi dengan Hellen untuk menggali ceritanya," kata Agus.

Setelah penggalian dan pengumpulan data cerita itulah kata Agus penulis hadir untuk menuangkan semua data ke dalam naskah skenario film.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved