Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Seleb

Penyanyi Diva Indonesia Krisdayanti Berpeluang Melenggang Ke Senayan, Ini Nasib Artis Caleg Lainnya

Hal ini lantaran perolehan suara Krisdayanti yang unggul jauh dari para pesaingnya di Dapil Jawa Timur.

INSTAGRAM
Krisdayanti melakukan perawatan stem cell agar cantik dan awet muda. 

Tergabung dalam partai perindo bersama Angel Lelga, Charly tak bisa lolos.

Suara nasional yang tidak mencapai ambang batas jadi penyebabnya.

5. Andi Arsyil

Aktor tampan pemeran Robby di sinetron tukang bubur naik Haji.

Andi Arsyil juga bakal gagal lolos ke senaya sebagai anggota DPR RI.

Andi Arsyil maju di daerah pemilihan sulawesi selatan lewat partai Perindo.

6. Sultan Djorghi

Aktor tampan selanjutnya yakni Sultan Djorgi juga dipastikan gagal tembus ke Senayan.

Maju sebagai caleg dari partai Bekarya milik Tommy Soeharto.

Sultan Djorgi juga terganjal dengan syarat parlemen yang ditetapkan.

Partai Bekarya yang mengusungya diketahui tak mampu meraih suara batas nasional.

Baca: Cara Mengetahui Kemungkinan Anak Mengalami Obesitas dan Cara Mencegahnya

7. Reza Artamevia

Siapa sangka mantan istri Adjie Massaid yakni Reza Artamevia juga ikut nyaleg.

Tak segemba gembor rekan artis lainnya, Reza Artamevia maju dari partai Perindo.

Reza Artamevia juga gagal tembus masuk ke kursi dewan di Senayan.

8. Annisa Trihapsari 

Annisa Trihapsari yang merupakan istri dari Sultan Djorghi ternyata juga menjadi calon legislatif.

Annisa maju sebagai caleg dari partai Berkarya.

Sama seperti yang lain, Annisa juga berkemungkinan besar gagal masuk parlemen karena partainya yang gagal memenuhi ambang batas.

Annisa berupakan Caleg DPR RI Dapil Jateng 1 yang meiputi Salatiga, Kabupaten Semarang, dan Kendal.

9. Choky Sitohang

Presenter Choky Sitohang juga berkemungkinan besar tidak akan melenggang ke senayan.

Choky tercatat sebagai caleg DPR RI dapil Jabar 1 yang meliputi Kota Bandung dan Cimahi dari partai Perindo.

Choky berkemungkinan besar gagal lolos dikarenakan partainya gagal memperoleh ambang batas 4 persen dalam hasil quick count sejumlah lembaga.

10. Dearly Dave Sompie

Seleb yang dikenal karena mengikuti ajang pencarian bakat ini juga menjadi Caleg DPR dari Partai Perindo.

Dearly merupakan caleg DPR RI dapil Sulawesi Utara.

Sama seperti Choky, Dearly berkemungkinan besar gagal karena partainya yang disebutkan hanya memperoleh kurang dari 3 persen suara.

Partai yang Lolos Berdasarkan Survei Litbang Kompas

Litbang Kompas dalam survei terbarunya memprediksi hanya enam partai politik yang bakal lolos ke parlemen dalam Pileg 2019.

Sementara sepuluh parpol lain yang menjadi peserta pemilu diperkirakan gagal mencapai ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Hal itu berdasarkan hasil survei Litbang Kompas yang dilakukan pada 22 Februari hingga 5 Maret 2019 terhadap 2.000 responden.

Dalam survei itu, partai pertama yang lolos ke parlemen, yakni PDIP dengan 26.9 persen suara.

Persentase itu menurun dibandingkan dengan hasil survei serupa pada Oktober 2018 yang menyebut elektabilitas PDIP sebasar 29,9 persen. Pada Pileg 2014, PDIP diketahui mengantongi 18,9 persen suara.

Partai kedua yang dipastikan lolos, yakni Gerindra dengan elektabilitas sebesar 17 persen. Elektabilitas Gerindra meningkat 1 persen dibandingkan dengan hasil survei pada Oktober 2018. Pada Pileg 2014, Gerindra mengantongi 11,8 persen suara.  

Baca: 12 Kata Mutiara Ini Untuk Update Statusmu di Hari Kartini

Partai ketiga yang mampu lolos parlemen berdasarkan hasil survei itu adalah Golkar dengan elektabilitas sebesar 9,4 persen.

Elektabilitas Golkar meningkat jika dibandingkan dengan hasil survei pada Okteber 2018 yang berada di angka 6,2 persen. Pada Pileg 2014, Golkar memperoleh 14,7 persen.

Di urutan keempat ditempati oleh PKB dengan elektabilitas sebesar 6,8 persen atau meningkat 0,5 persen dibandingkan dengan hasil survei serupa pada Oktober 2018. Pada Pileg 2014, PKB memperoleh 9 persen.

Partai kelima yang mampu mempertahankan eksistensinya di parlemen, yakni Demokrat dengan elektabilitas sebesar 4,6 persen.

Elektabilitas partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu menurun 0,2 persen jika dibandingkan dengan hasil survei pada Oktober 2018. Pada Pileg 2014, Demokrat mengantongi 10,2 persen.

Partai terakhir yang diprediksi lolos, yakni PKS dengan elektabilitas sebesar 4,5 persen.

Sama halnya dengan Gerindra, elektabilitas PKS meningkat jika dibandingkan dengan hasil survei pada Oktober 2018 yang hanya sebesar 3,3 persen. Pada Pileg 2014, elektabilitas PKS mencapai 6,8 persen.

TAUTAN TERDAHULU 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved