Kriminal
Dosen Perguruan Tinggi Meracuni Anggota DPRD Kabupaten Sragen Hingga Tewas
Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Aditya membeberkan pihaknya mendapat petunjuk dari hasil autopsi beberapa organ dalam korban.
Mobil itu bermerk Isuzu Panther seri Grand Touring tahun 2002 Nopol AD-9210-RE.
"Kami akan gelar perkara menunggu hasil visum dari Labfor Semarang," tandasnya.
Sugimin ditemukan meninggal dunia di Wonogiri, Selasa (16/4/2019) dini hari.

Jasad penduduk Karangnongko RT 10, Kecamatan Masaran, Sragen, itu ditemukan tergeletak dalam posisi tengkurap di tepi jalan raya.
Tepatnya sebelah utara SMP Negeri 1 Wonogiri, Giritirto, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.
Saat ditemukan warga, korban mengenakan kemeja berwarna kuning berlogo Partai Golkar. Jenazah korban diterima petugas jaga IGD RSUD Wonogiri sekitar pukul 00.30 WIB, diantarkan penemunya.
Baca: NasDem dan Gerindra Kejar-kejaran Real Count KPU Parpol, PDI-P Kokoh Sebagai Jawara
Sugimin merupakan caleg petahana, saat ini duduk di Komisi III DPRD Sragen periode 2014-2019. Dia kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Golkar Dapil 1 meliputi Kecamatan Sragen, Masaran, dan Sidodadi.
Keluarga dan kolega telah meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus penemuan jasad Sugimin ini.
Termasuk penyebab kematiannya agar tidak menimbulkan spekulasi yang negatif.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
http://www.tribunnews.com/nasional/2019/04/19/dosen-perguruan-tinggi-meracun-anggota-dprd-kabupaten-sragen-hingga-tewas?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pencurian-dan-pembunuhan4imam42426477.jpg)