Mengonsumsi Makanan Berlemak Saat Hamil Datangkan Risiko Ini
Ngidam kerap dijadikan alasan Moms mengonsumsi makanan kurang sehat seperti makanan berlemak.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam periode tertentu, Moms yang sedang hamil akan merasakan enggan untuk makan.
Namun sebaliknya, ada periode tertentu di mana Moms hamil justru nyaris tidak bisa meredam nafsu kepingin makan.
Saat hamil, makanan apa saja yang Moms suka?
Makanan sehat atau makanan berlemak?
Ngidam kerap dijadikan alasan Moms mengonsumsi makanan kurang sehat seperti makanan berlemak.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Genome Medicine mengungkapkan dampak ibu hamil makan berlemak.
Menurut penelitian ini, jumlah lemak yang Moms konsumsi dapat berpengaruh pada mikroba dalam usus janin.
Campuran mikroba dalam usus ini dapat berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, mikroba juga memiliki fungsi untuk mengekstrak energi dari makanan.
Jadi, pola makan Moms sangat penting dan perlu diperhatikan agar tidak berpengaruh buruk pada kesehatan bayi di kemudian hari.
Dalam penelitian ini, para peneliti mencatat pola makan lebih dari 150 wanita hamil.
Para peneliti juga mencatat jumlah lemak dalam setiap makanan yang dikonsumsi.
Hasilnya para wanita hamil ini mengonsumsi lemak sekitar 14% hingga 55% dengan rata-rata 33%.
Beberapa ahli memang menyetujui bahwa lemak yang dikonsumsi harus sekitar 20% hingga 35% dari pola makan.
Namun, lemak yang dikonsumsi haruslah lemak baik yang bisa didapatkan dari buah-buahan seperti alpukat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi_20180831_121427.jpg)