Berlaku Selama 65 Tahun, Larangan Aborsi di Korsel Akhirnya Dicabut

Larangan aborsi di Korea Selatan merupakan yang terketat di dunia maju. Seorang perempuan yang lakukan aborsi bisa dihukum hingga satu tahun penjara.

Berlaku Selama 65 Tahun, Larangan Aborsi di Korsel Akhirnya Dicabut
Newsweek
Ilustrasi Aborsi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SEOUL - Setelah berlaku selama 65 tahun, larangan aborsi akhirnya dicabut oleh Mahkamah Konstitusi Korea Selatan.

Pengadilan tertinggi di negara itu menyatakan larangan itu secara tidak konstitusional telah membatasi hak perempuan untuk mengambil keputusan sendiri.

Warta Voice of America menyebut, dengan keputusan 7 suara setuju banding 2 suara menolak, larangan itu secara otomatis akan dicabut pada 1 Januri 2021, kecuali jika parlemen meloloskan legislasi yang secara bertahap mencabut larangan itu.

Keputusan pada Kamis (11/4/2019) ini merupakan tanggapan terhadap gugatan banding seorang dokter yang didakwa melakukan hampir 70 aborsi ilegal. 

Larangan aborsi di Korea Selatan merupakan yang terketat di dunia maju. Seorang perempuan yang melakukan aborsi bisa menghadapi hukuman hingga satu tahun penjara, sementara dokter yang melakukannya terancam hukuman dua tahun penjara.

Aborsi hanya diperkenankan apabila perempuan yang melakukannya merupakan korban perkosaan atau incest, menderita penyakit menurun atau kesehatannya terancam.

Para aktivis yang berjuang untuk melegalkan aborsi mengatakan, larangan itu telah menstigma negatif perempuan yang melakukan aborsi ilegal, dan atau, memaksa perempuan meninggalkan pendidikan setelah hamil. (*)

Baca: Inilah 10 Bank Terbaik di Indonesia versi Forbes

Baca: Gadis Kembar di Bolsel Dicabuli Sejak 2015, Dipaksa Bergantian Layani Nafsu Sang Ayah Tiri

Baca: 4 Kasus Pemerkosaan di Bolsel: Pelaku Orang Terdekat hingga Ada Korban Dibunuh dengan Sadis

Editor: maximus conterius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved