Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gedung Pencakar Langit di Tiga Kota di AS Ini Jadi 'Pembunuh' Burung

Sekitar 600 ekor burung mati tiap tahun di Amerika Serikat setelah menabrak gedung-gedung pencakar langit.

Editor:
NET
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekitar 600 ekor burung mati tiap tahun di Amerika Serikat setelah menabrak gedung-gedung pencakar langit.

Menurut riset yang dilakukan Cornell Lab of Ornithology kota-kota Amerika paling mematikan bagi para burung adalah Chicago, Houston, dan Dallas.

Burung-burung ini biasanya tertarik dengan sinar lampu di gedung-gedung pencakar langit.

Akibatnya, burung-burung ini bisa mengalami disorientasi dan menabrak dinding yang sebagian besar terbuat dari kaca.

Masalah ini terjadi terutama di musim migrasi pada musim semi dan gugur.

Saat itu miliaran ekor burung terbang melintasi AS dalam perjalanan mereka dari Kanada menuju Amerika Selatan.

Cornell Lab of Ornithology memperkirakan setidaknya separuh dari para burung yang bermigrasi ini mati setiap tahunnya.

Chicago menjadi kota paling berbahaya bagi burung di kedua musim migrasi itu. Diikuti kota Houston dan Dallas di peringkat kedua dan ketiga.

Di kedua kota itu, burung-burung yang sudah terbang ratusan kilometer mati sekejap mata saat mereka menabrak bangunan kaca itu.

Kyle Horton, pemimpin tim riset ini, mempublikasikan hasil penelitian timnya di jurnal Frontiers in Ecology and the Environment, pekan lalu.

"Chicago, Houston, dan Dallas secara unik berposisi di pusat koridor udara yang menjadi lalu lintas burung," kata Kyle dalam pernyataan resminya.

"Hal ini, ditambah fakta sebagai kota besar AS, membuat ketiga kota ini menjadi ancaman serius bagi burung yang bermigrasi," lanjut dia.

Sulit untuk memastikan jumlah burung yang tewas. Namun riset yang digelar The Condor: Ornithological Application 2014 memperkirakan 1 miiar burung mati setiap tahun hanya di AS.

"Jumlah ini membuat gedung menjadi penyebab kematian burung di bawah kocing rumah sebagai penyebab kematian tertinggi bagi burung," demikian kesimpulan riset itu.

Pencakar langit adalah pusat masalahnya menurut New York City Audobon, organisasi yang bertujuan untuk melindungi burung dan habitat naturalnya di tengah kota.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved