Breaking News:

Video

VIDEO: Seusai Sidang Dua Terdakwa Pembakar Satu Keluarga Ini Nyaris 'Diobrak-abrik' Massa

Mereka histeris setelah pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga.

Editor: Rizali Posumah

TRIBUNMANADO.CO.ID - Keluarga korban pembakaran satu rumah di Kelurahan Panampu histeris, Kamis (4/4/2019).

Mereka histeris setelah pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga. 

Mereka mengejar kedua terdakwa sampai halaman persidangan saat keduanya hendak dibawa ke mobil tahanan milik Kejaksaan.

 Aksi saling dorong dan tarik menarik pun dengan aparat Kepolisian yang mengawal persidangan sempat terjadi.

Beruntung  dengan sigap, petugas Kepolisian berhasil mengamankan terdakwa dan kemudian membawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar.

Keluarga korban protes bukan karena tuntutan hukuman yang dijatuhkan Jaksa Penuntut Umum.

Tetapi, mereka kecewa karena sidang digelar secara tersembuyi tanpa sepengetahuan dari keluarga korban. Sidang biasanya digelar di ruang utama, kali ini digelar di tempat sidang berbeda.

"Kalau tuntutan sudah  puas, tapi yang kami dibuat kecewa karena tidak ada pemberitahuan sudah mulai sidang," kata orangtua korban Fahri, Amir.

Amir mengaku sudah menunggu proses  persidangan sejak siang tadi. Namun mereka baru mengetahui usai tuntutan dibacakan. "Kami juga tau hasilnya dari Polisi," paparnya.

Baca: 4 April 1961, Permesta Turun Gunung di Desa Malenos, Amurang

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul VIDEO: Keluarga Korban Nyaris Keroyok Dua Terdakwa Pembakar Satu Keluarga di Pengadilan. Penulis: Hasan Basri. Editor: Munawwarah Ahmad

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved