Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

INFO KESEHATAN - Ayo Kenali Buah-buahan dan Sayuran yang Mengandung Pestisida Tinggi!

Ada makanan utama tertentu yang lebih baik dikonsumsi jika ditanam secara organik karena tanaman dirawat lebih baik dan minim pestisida

Editor:
kompas.com
Ilustrasi Sayuran dan Buah-buahan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada makanan utama tertentu yang lebih baik dikonsumsi jika ditanam secara organik karena tanaman dirawat lebih baik dan minim pestisida atau bahan kimia.

Setiap tahun Environmental Working Group (Kelompok Kerja Lingkungan) memasukkan produk yang mengandung pestisida tinggi.

Masing-masing bahan makanan itu sudah diuji dan positif mengandung sejumlah residu pestisida berbeda dan menunjukkan konsentrasi pestisida lebih tinggi dari produk makanan lainnya.

Berikut sayuran dan buah-buahan yang mengandung pestisida tinggi:

1. Stroberi

Stroberi dapat membantu mencegah berkeringat saat malam hari, menurunkan kadar kolesterol darah, membantu mencegah penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, stroberi juga dapat melarutkan deposit karang gigi pada gigi, melindungi terhadap virus dan kanker, melindungi terhadap kerusakan DNA dan gangguan kulit.

Namun, stroberi berada di urutan teratas daftar makanan mengandung residu pestisida.

Menurut Kelompok Kerja Lingkungan, sebanyak 300 pon pestisida diaplikasikan pada setiap acre stroberi konvensional.

Tes Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menemukan bahwa stroberi paling terkontaminasi pestisida bahkan setelah dicuci secara menyeluruh sebelum makan.

2. Apel

Apel adalah buah yang sangat bergizi, tinggi serat, dan memiliki kualitas detoksifikasi yang digunakan untuk kesehatan tubuh.

Apel sangat terkontaminasi pestisida karena bahan kimia yang diterapkan pada tanaman sebelum dan sesudah panen untuk mengawetkannya agar tahan lebih lama.

Baca: Pembunuhan Ferolin Djorebe oleh Suaminya di Bitung: Korban Dikira Bunuh Diri Selama 26 Hari

Selain dirawat menggunakan pestisida, apel biasanya disemprot memakai lapisan tipis lilin untuk memperpanjang umur simpannya dan membuatnya mengilap dan terlihat 'lebih indah'.

3. Persik

Persik dapat membantu melindungi tubuh terhadap kanker, mengontrol kadar kolesterol darah, dan mencegah sembelit.

Persik juga bermanfaat sebagai antioksidan kuat karena kandungan potassium, beta-karoten, dan vitamin C yang tinggi.

Jika Anda memiliki dana lebih, sebaiknya beli persik yang ditanam secara organik untuk menghindari residu pestisida berat.

4. Seledri

Seledri dapat melindungi dari kanker tertentu, terutama kanker lambung.

Makan dua hingga empat batang seledri setiap hari dapat menurunkan tekanan darah, terutama jika tekanan darah tinggi terkait dengan stres.

Sayuran itu dianggap memiliki efek relaksasi yang menenangkan saraf. Seledri yang tidak memiliki kulit pelindung membuat pestisida mudah masuk ke dalam sayuran renyah ini.

5. Anggur

Anggur membantu memerangi racun dalam tubuh, merangsang hati, meningkatkan energi, menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, dan meningkatkan sirkulasi.

Baca: Inilah 4 Fakta yang Mengungkap Tewasnya Guru Honorer Tanpa Kepala Didalam Koper

Serangga sangat tertarik pada anggur manis, sehingga buah-buahan ini sering disemprotkan pestisida
Menurut temuan USDA, sampel anggur tunggal mengandung 15 pestisida.

6. Ceri

Ceri bermanfaat bagi sistem kelenjar, menghilangkan limbah beracun dari jaringan, dan membantu fungsi kantong empedu dan hati.

Beli ceri organik kapan saja Anda sehingga bisa terhindar bahan kimia.

Raih nutrisi buah ceri seperti vitamin C, kalium, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, seng, tembaga, dan mangan.

7. Bayam

Bayam adalah bonanza nutrisi. Berbagai penelitian mengukuhkan kemampuannya untuk melindungi tubuh dari kanker.

Bayam mencegah sel-sel tubuh mengalami mutasi, mengurangi risiko kanker paru-paru, dan menghalangi pembentukan nitrosamin, yang merupakan karsinogen kuat.

Baca: Ibadah Pelepasan Dewi Gedoan di RS Bhayangkara, Orangtua Tak Datang, Korban Akan Dibawa ke Talaud

Bayam adalah pengganti yang baik untuk selada dalam salad, dan bayam yang dimasak ringan terkonsentrasi dalam nutrisi.

Tetapi dari semua sayuran hijau, bayam konvensional memiliki pestisida paling banyak.

8.Tomat

Tomat membantu tubuh melawan infeksi dan kanker. Permintaan tomat tinggi sehingga diperlakukan menggunakanpestisida.

Selain itu, tomat memakai gas etilen untuk membantu cepat matang.

Beli tomat yang ditanam secara organik atau pertimbangkan untuk menanam tomat sendiri!

Tomat salah satu sayuran yang paling mudah untuk dibudidayakan di rumah, bahkan wadah yang diletakkan di jendela yang cerah dapat menjadi tempat tomat tumbuh.

9. Paprika manis

Paprika manis memiliki kalori rendah dan vitamin C tinggi, bioflavonoid dan vitamin A, yang membantu melawan infeksi, penyakit jantung, dan kanker.

Menurut USDA, satu sampel paprika manis mengandung 15 pestisida. Selain dirawat memakai pestisida, paprika sering dipoles untuk menjaga kesegaran dan warna.

10. Tomat ceri

Tomat ceri adalah versi mini dari tomat pada umumnya, tetapi ukurannya lebih kecil. Tomat-tomat ini sama-sama bergizi.

Tetapi karena tomat ini berkulit tipis sehingga mudah menyerap bahan kimia apa pun dalam pertumbuhannya.

11. Mentimun

Mentimun membantu menormalkan irama jantung, mengatur tekanan darah, memastikan fungsi saraf dan otot yang tepat, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Mentimun rendah kalori, sumber serat yang baik, dan memberi banyak rasa dan tekstur renyah untuk beragam masakan.

Selain menggunakan pestisida, mentimun kerap dipoles lilin untuk menjaga kesegaran dan warna.

Tautan: http://wartakota.tribunnews.com/2019/04/05/sayuran-dan-buah-buahan-ini-mengandung-pestisida-tinggi-pilih-bahan-makanan-yang-ditanam-organik?page=all

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved