Uskup Rolly Buka Seminar Damietta dengan Misa
Uskup Keuskupan Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mempersembahkan misa membuka seminar Damietta:
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO ID, MANADO-Uskup Keuskupan Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mempersembahkan misa membuka seminar Damietta: Perjumpaan dan Dialog Damai, Rabu (3/4/2019) di Emmanuel Amphiteather Catholic Youth Center Lotta. Turut menemani Pastor Peter Aman OFM, Sekretaris Keuskupan Manado Pastor John Montolalu, Pastor Damianus Pongoh dan Diakon Eli Lalio
Uskup Rolly mengatakan mereka memulai seminar untuk mengenang Santo Fransiskus Asisi yang secara manusiawi diminta Tuhan membangun rumah gereja, kapel kecil. Tapi akhirnya ia juga diminta membangun rumah Allah, sebuah gerakan raksasa.
"Ia satu di antara tokoh Gereja gerakan pembaharuan tanpa memisahkan diri dengan gereja induk. Ada juga reformasi gereja protestan memisahkan dari induk," ujarnya.
Ia mengatakan Santo Fransiskus Asisi membuat banyak keputusan termasuk membuat komunitas persaudaraan. Ia harus menderita, juga menderita stigmata (luka-luka Yesus)
"Ia membuat sesuatu yang baru. Ia menderita tapi mendapatkan kegembiraan hidup. Ia membawa damai dan bisa bersahabat dengan binatang," ujarnya
Fransiskus membawa damai karena inspirasi ilahi. Dalam Injil Matius, diminta untuk mengasihi musuh. Dalam Perjanjian Lama, yang melukai harus dibunuh. Setelah itu pada mulai ada aturan gigi ganti gigi dan sejenisnya.
"Kemajuan besar tapi Yesus memberi jalan alternatif. Cinta kasih mengatasi segala-galanya," ujarnya.
Ia mengatakan semua berdasar sabda bahagia. Orang kristen harus berbeda dengan terdorong pembawa damai. (dma)
Berira Populer: Pembunuh Wanita di Manado Ternyata Sudah Beristri, Tersangka Jalin Perselingkuhan dengan Korban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/uskup-rolly-saat-buka-seminar-damietta-dengan-misa.jpg)