Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Melinda Zidemi

Soal Motif Pelaku, Kapolda Sumsel: Pendetanya Cantik, Jadi Mereka Merasa Terhina

Zulkarnain menjelaskan bahwa pelaku tega membunuh korban lantaran mengaku tidak terima atas perlakuan korban.

Editor: Rizali Posumah
KOLASE TRIBUNMANADO/HO/MELINDA ZIDEMI
Pengakuan Tersangka Pembunuhan Melinda Zidemi, Ternyata Cinta Terpendam hingga Rencana Pemerkosaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membeberkan motif sebenarnya dua pelaku pembunuhan calon pendeta di Ogan Komering Ilir (OKI), Melindawati Zidoni alias Melinda Zidemi(24) Senin (25/3/2019), di Dusun Sungai Baung, Desa Bukti Air Sugihan, OKI Sumatera Selatan.

Zulkarnain menjelaskan bahwa pelaku tega membunuh korban lantaran mengaku tidak terima atas perlakuan korban.

 Zulkarnain mengungkapkan bahwa korban pernah menghina korban.

"Karena dihina saja tidak ada yang lain mereka terasa dihina mereka merasa terhina, karena pendetanya kan cantik jadi mereka merasa dihina," jelas Zulkarnain dalam pers release kasus yang digelar Jumat (29/3/2019), dikutip dari Tribun Sumsel.

Dijelaskan oleh Zulkarnain bahwa pelaku menyukai korban namun korban tidak pernah menanggapi.

Korban juga mengabaikan pelaku dan mengatakan bahwa tidak menyukai pelaku.

Dijelaskan pula oleh Zulkarnain, awal pengungkapan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh kedua pelaku bermula saat ada warga yang melihat pelaku mencari karet ban.

Pelaku mengatakan bahwa karet ban tersebut akan digunakan untuk memperbaiki sepeda motornya.

"Sebelumnya ada informasi tersangka mencari karet ban untuk mengganjal sepeda motor," kata Zulkarnain.

Selain itu setelah melakukan penyelidikan, polisi menemukan barang-barang korban di kediaman pelaku.

"Dari situ kita kembangkan ditemukan HP disimpan oleh dia bersama dengan tas merah ada uang tidak begitu banyak," kata Zulkarnain.

"Disimpan di semak belukar di semak sawit, kita juga temukan tutup sarung di belakang rumah dan belanja-belanja bawaan korban," jelasnya menambahkan.

Dari informasi diketahui bahwa dua pelaku bernama Nang (18) dan Hen (20) yang merupakan tetangga korban dan sudah saling mengenal dengan korban.

Bahkan kedua pelaku juga ikut mencari korban setelah korban dikatakan hilang.

"Mereka ikut mencari korban, sudah kenal, sudah kenal korban," kata Zulkarnain.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved