Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

FKUB Sulut - PGI Gelar Talk Show Bahas Pemilu, Para Tokoh Agama Serukan Perdamaian

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulut bekerja sama dengan Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menggelar dialog lintas agama

Tayang:
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
tribun manado/ryo noor
Para tokoh agama talk show bahas pemilu 

FKUB Sulut -PGI Gelar Talk Show Bahas Pemilu, Para Tokoh Agama Serukan Perdamaian

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulut bekerja sama dengan Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menggelar dialog lintas agama di Hotel Sutan Raja, Minahasa Utara, Kamis (29/3/2019) malam.

Kegiatan ini bagian dari side event Konfrensi Gereja dan Masyarakat (KGM) PGI.

Di momen itu para pemuka agama berkomitmen Pemilu 2019 berlangsung rukun dan damai.

Baca: Pria Ini Sudah 12 Tahun Hilang Tiba-tiba Muncul, Kemana Dia Selama Ini ?

Baca: Peserta Jalan Sehat Finish di Kediaman Gubernur, Olly Terlihat Semangat

KH Rizali Muh Noor, Wakil Ketua FKUB perwakilan agama Islam mengatakan,
Dalam agama, Tuhan memberikan sesuatu yang baik, maka manusia berlomba dalam kebajikan.

"Kaitan dengan pemilu, ini hal tepat, di mama Pemilu kita memilih pemimpin. Islam juga, wahai orang beriman taatilah Allah, rasul dan ulil amri di antara kalian," ujar KH Rizali.

Pemimpin yamg dipilih, dikaitkan dengan pemilu sangat tepat di samping tetap menjaga kerukunan, kedamaian , hindari pertentangan dan percekcokan.

"Petunjuk Allah, kita bertolong tolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Jangan kalian justru berbuat dosa dan bermusuh musuhan. Mencoblos ini kewajiban," kata dia.

Pon Riano Baggy, Perwakilan Konghucu yang juga Wakil Ketua FKUB mengatakan, dalam agama Konghucu punya pandangan pemilu itu harus dilaksanakan.

"Suara rakyat suara Tuhan, kami meyakini itu. Pemilu suatu hal yang harus dilakukan. Pemimpin yang menjadi terpilih itu membawasuara Tuhan," kata dia.

Baca: VIDEO VIRAL: Sudah Terbiasa Sejak Kecil, Bocah 4 Tahun ini Hobi Menyikat Gigi Buaya

Baca: Bruno Matos Gagal Eksekusi Pinalti di Laga Persija vs Kalteng Putra, Ini Pengakuannya

Sehingga, umat dianjurkan memilih pemimpin yang terbaik. Pemimpin bukan merupakan untuk golongan, tapi ketika terpilih untuk kepentingan umum.

Sebab itu kita anjuran harus ke TPS, jangan golput. Kalau negara dalam keadaan guncang apa kita bersantai. Kita harus berusaha memperbaiki.

Perwakilan Katolik Emmy Lumintang Senewe , Bendahara FKUB Sulut mengatakan, menyangkut pemilu sudah ada imbauan Uskup supaya jangan golput sebagai seorang warga negara, dan umat Katolik.

"Pemilu dilaksanakan dengan jujur dan adil. Kita melihat memilih sesuai hafi nurani. Pesan Kepada umat katolik kita sukseskan pemilu," kata dia.

Honny Lionardhy, Perwakilan Umat Budha, yang juga Wakil Ketua FKUB berharap semoga dunia selalu damai. Semoga para pemimpin berlaku tulus.

"Memilih pemimpin harus lurus dan berlaku baik," kata dia.

Pemilu itu pesta demokrasi, namanya pesta maka harus gembira. Terjadi sekarang timbul ketakutan, cemas, hoaks dan lain lain.

"Ibarat pesta, kita memilih makanan yang suka kita makan, sesuai selera, kemudian duduk bersama dan kita makan satu meja," ungkap dia.

Begitu juga pemilu, memilih sesuai pilihan, "Setelah memilih, kita duduk bersama-sama bahas bagaimana membangun Indonesia," ujar dia.

Tenny Assa dari KGPM, Sekretaris FKUB mengatakan, pemilu harus berjalan rukun, beda pilihan boleh tapi semangat persatuan harus dijaga

"Pemilu berjalan damai, dn akhirnya kita memilih sesuai keinginan," ujar dia. (ryo)

Baca: 6 Zodiak Ini Membuat Selalu Nyaman Jika Bersama, Bosan Bukan Bagian Mereka

Baca: Video Dramatis Detik-detik Penangkapan Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi

Baca: Dibalik 4 Fakta Ini, Polisi Akhirnya Menangkap 2 Pelaku Pembunuhan Pendeta Muda Cantik

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved