Dishub Kotamobagu Sambut Baik Kehadiran Grab, Tapi Minta Ini

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kotamobagu menyambut baik kehadiran layanan transportasi online Grab di Kota Kotamobagu

Dishub Kotamobagu Sambut Baik Kehadiran Grab, Tapi Minta Ini
Tribun manado/handika dawangi
Manajemen GRAB berkunjung ke Kantor Dishub Kotamobagu 

Dishub Kotamobagu Sambut Baik Kehadiran Grab, Tapi Minta Ini

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kotamobagu menyambut baik kehadiran layanan transportasi online Grab di Kota Kotamobagu.

"Kita menyambut baik. Namun kendaraan pengendara Grab harus diuji kelayakan," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kotamobagu Nasli Paputungan kepada Tribun Manado, Kamis (28/03/2019).

Baca: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Indosiar Persija Jakarta vs Kalteng Putra, Tonton di Ponsel Anda!

Baca: Riset Mengungkap Daun Kelor ini Bisa Membantu Mengatasi Diabetes

Nasli mengatakan uji kelayakan kendaraan Grab nantinya yang akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Itu menjadi satu kemungkinan. Dan kami harapkan semua kendaraan Grab wajib uji kelayakan," ujar Nasli.

Nasli mengatakan manajemen Grab sudah beberapa kali datang bertemu untuk berkoordinasi.

"Sebelumnya memang sudah datang baru sebatas menyampaikan bahwa angkutan online ini secara resmi sudah memiliki izin dari kemenhub dan sudah masuk ke provinsi," ujar Nasli.

Baca: Prajurit TNI Gunakan Trik Biasa, Bujuk Anggota yang Berhubungan dengan KKB Papua untuk Menyerah

Baca: Pesta Sabu Oknum Sopir Truk Digagalkan Polisi

Nasli mengatakan manajemen Grab juga sudah kembali datang ke kantor Dishub untuk berkoordinasi.

"Tadi pagi mereka datang membicarakan mengenai rencana rapat bersama instansi terkait.  Rencananya bulan depan insyaallah kalau tidak ada halangan sekitar tanggal 9 April 2019 rapat akan digelar bersama wawali dan akan dibahas semua hal dalam rapat tersebut," ujar Nasli.

Pembicaraan yang dimaksud Nasli nantinya yakni terkait pengoperasian di Kotamobagu, pelayanannya, bagaimana rekrutmen, kantor tetapnya dimana, bagaimana operasional berapa jumlah kendaraan disini, hingga wilayah opsrasi.

"Nantinya khusus di Kota Kotamobagu akan dibatasi pengoperasiannya hanya di Kotamobagu. Ketika ada orderan keluar Kotamobagu tentu kewenangan ada dari daerah yang didatangi. Kita juga akan pastikan berapa kendaraan (Grab) di Kotamobagu," ujar Nasli.

Baca: Diskominfo Akan Awasi Pengoperasian Grab di Kotamobagu

Baca: Villa Paputungan Tertantang Bertugas di Daerah Terpencil

Sebelumnya Akmal Chaer Government Relations Manager Grab Indonesia for Sulawesi dalam rilis telah menjelaskan, Grab selalu menghargai dan menaati ketentuan dan peraturan yang berlaku di wilayah operasi.

"Kami terus mendorong upaya kolaborasi dengan erat bersama Pemerintah Kota Kotamobagu dan juga pemangku kepentingan industri terkait untuk memberikan layanan transportasi yang lebih efisien dan aman bagi masyarakat," ujar Akmal. (dik)

Baca: Anak Sulit BAB Bisa Diatasi dengan Mudah

Baca: USBN di Bolmong Gunakan 2 Model

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved