Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Siswa Tersangka Narkoba Ini Dikawal 2 Polisi saat Ikut UNBK

Mereka mendampingi FD (18), siswa kelas XII tersangka kasus penyalahgunaan narkoba yang tengah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Editor: Alexander Pattyranie
surya.co.id/ahmad faisol
Siswa Tersangka Narkoba Ini Dikawal 2 Polisi saat Ikut UNBK 

Siswa Tersangka Narkoba Ini Dikawal 2 Polisi saat Ikut UNBK

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua anggota Satreskoba Polres Bangkalan berpakaian kasual duduk di depan Ruang Laboratorium II SMKN 1 Bangkalan, Rabu (27/03/2019).

Mereka mendampingi FD (18), siswa kelas XII tersangka kasus penyalahgunaan narkoba yang tengah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Di pintu ruangan, tertempel secarik kertas bertuliskan imbauan dengan huruf kapital, 'DILARANG MASUK UJIAN SELAIN PESERTA, PENGAWAS, PROKTOR, DAN ATAU TEKNISI. TIDAK DIPERKENANKAN MEMBAWA ALAT KOMUNIKASI DAN ATAU KAMERA KE DALAM RUANG UJIAN'.

Kepada SURYA.co.id, salah seorang polisi mengungkapkan, pendampingan terhadap FD dilakukan sejak dari tahanan Mapolres Bangkalan ke sekolah untuk mengikuti UNBK hingga selesai.

"Tidak diborgol, kami sebatas memberikan pendampingan. Seragam sekolahnya dikirim ke polres," ungkapnya.

Kepala SMKN 1 Bangkalan Qurrotu Aini mengungkapkan, kesempatan mengikuti ujian merupakan hak siswa.

Apalagi FD sudah tercatat dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta UNBK 2019.

"Ketika orang tua siswa (FD) kami panggil, mereka berharap anaknya bisa mengikuti ujian," ungkap Qurrotu Aini.

FD bersama seorang temannya, ditangkap Satreskoba Polres Bangkalan di Jalan Jokotole Kelurahan Kraton, Rabu (23/1/2019) malam atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Penangkapan FD membuat pihak sekolah bertanya-tanya.

Sejumlah Guru Badan Konseling diutus mendatangi rumahnya untuk menanyakan keberadaan FD yang tidak masuk sekolah secara berturut-turut selama empat hari.

"Kami merasa kaget karena anak ini tergolong rajin dan memiliki track record bagus. Begitu juga menurut orang tua," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, lanjutnya, pihak sekolah segera berkonsultasi ke Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim di Bangkalan.

"Kami juga melayangkan surat ke polres. Alhamdulillah pihak kepolisian merespon dan memberikan pendampingan hingga ujian selesai," ujarnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved