Ini Tanda Perkembangan Motorik Anak Terlambat
Moms harus tahu bahwa tahap perkembangan anak satu sama lain memang berbeda-beda.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Moms, sebelum berkesimpulan perkembangan motorik anak terlambat, dan membandingkan perkembangan Si Kecil dengan anak lain Moms harus tahu bahwa tahap perkembangan anak satu sama lain memang berbeda-beda.
Maka, jangan cepat memastikan perkembangan motorik anak terlambat sebab bukan hanya dengan anak lain, perkembangan satu motorik pada Si Kecil tidak sama dengan perkembangan lainnya.
Misalnya, bisa saja si kecil lebih bisa cepat berjalan daripada memegang sendok dengan baik, dan itu bukan melulu tanda perkembangan motorik anak terlambat.
Kalau demikian, itu masih dalam batas wajar.
Namun Moms harus waspada jika muncul tanda-tanda perkembangan motorik anak terlambat.
Apa saja tanda-tandanya?
Perlu Moms ketahui bahwa perkembangan motorik dibagi ke dalam dua kategori yakni motorik kasar dan motorik halus.
Jika Si Kecil mengalami keterlambatan motorik halus, hal ini biasanya membuat anak yang sulit menggunakan otot kecil mereka.
Sehingga, gerakan halus seperti menggenggam krayon dengan jari menjadi hal yang sulit.
Sementara itu keterlambatan motorik kasar berhubungan dengan otot besar sehingga anak akan sulit memiliki keterampilan berjalan, menendang dan melompat.
Secara umum terdapat tanda-tanda yang bisa kita amati jika anak mengalami perkembangan motorik yang terlambat.
Salah satu tanda yang umum pada motorik kasar adalah tidak ada tanda-tanda anak mampu atau mulai berjalan pada usia 18 bulan.
Selain itu, anggota badan terlihat kaku dan otot tidak menunjukkan kekuatannya.
Anak juga terlihat tidak mampu menggunakan salah satu sisi tubuhnya misalnya menendang dengan kaki kiri.
Sementara untuk motorik halus, Si Kecil akan terlihat mengalami kesulitan dalam memegang dan menggunakan benda misalnya memegang gelasnya sendiri atau menulis dengan krayon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/anak_20171211_100140.jpg)