Sepakbola Indonesia
Ini kata Yoo Jae Hoon Setelah Gawang Barito Putera sudah Enam Kali Kebobolan
Sepakbola Indonesia - Ini kata Yoo Jae Hoon Setelah Gawang Barito Putera sudah Enam Kali Kebobolan
Ini kata Yoo Jae Hoon Setelah Gawang Barito Putera sudah Enam Kali Kebobolan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat laga ujicoba ketika pemusatan latihan maupun tampil di grup E Piala Presiden 2019, pertahanan Barito Putera selalu menjadi paling perhatian publik.
Bagaimana tidak dari empat kali penampilan terakhir itu gawang tim Laskar Antasari dijebol sebanyak enam kali.
Satu gol di dapat kala uji tanding dengan Semen Padang, menghadapi Arema FC di Piala Presiden kemasukan tiga gol dan kalah 3-2.
Lalu meski menang 3-1 atas Persita Tanggerang tapi tradisi kebobolan tetap terjadi. Terakhir ketika menghadapi Persela yang kebobolan satu gol hingga pertandingan berakhir 1-1.
Keempat kaga itu semuanya gawang Barito Putera dikawal kiper asal Korea Selatan Yoo Jae Hoon yang baru direkrut awal musim tadi.
Baca: Tambah Amunisi di Liga 1 2019, Barito Putera dan Jacksen F Tiago Sepakati Pemain Asing Asia
Soal hak itu eks penjaga gawang Persipura Jayapura dan Mitra Kukar ini dengan ksatria mengaku minta maaf.
"Kekecewaan suporter Barito Putera ini mungkin karena banyaknya gawang kami yang kebobolan," ujar Yoo ditemui usai latihan di Stadion 17 Mei Banjarmasin Jumat (22/3/2019) sore.
Yoo dengan besar hati mengakui tidak ingin menyalahkan siapa siapa dan kesalahan dalam menjaga pertahanan itu bukan hanya kesalahan satu orang pemain.
"Kalah atau permainan tidak bagus itu hasil dari satu tim jadi tidak perlu ada yang disalahkan," jelas dia.
Memang ujar Yoo, Barito Putera banyak dihuni pemain baru sehingga kadang komunikasi dilapangan tidak jalan.
Baca: Dandi Maulana Alami Cedera Engkel, Pemain Barito Putera Ini Ungkap Alasan Tak Operasi
Yoo menginginkan pemain belakang itu saling komunikasi dan saling mengingatkan satu dengan yang lain.
"Salah komunikasi tidak ada cuma anak-para pemain di Barito ini terlalu baik atau pendiam. Saya sering ngomong ke pemain ayo bangun komunikasi kita harus ribut dilapangan, teriak teriak mengingatkan," ujar dia.
Yoo pun berharap diwaktu kickkoff kompetisi yang masih lama ini bisa dibangun komunikasi yang lebih baik lagi.
"Kompetisi masih lama masih ada waktu untuk evaluasi. Koordinasi tidak hanya kiper saja tapi seluruh pemain," tambah dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kiper-korsel-akan-jadi-wni-pemain-naturalisasi-indonesia-kian-lengkap.jpg)