Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

37 Koperasi di Bolsel Terancam Dihapus

Sebanyak 37 unit kooperasi yang terdaftar di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Kooperasi (Disperindagkop) di Kabupaten Bolsel terancam dihapus

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
IST
Pasar murah di Bolsel 

37 Koperasi di Bolsel Terancam Dihapus

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Sebanyak 37 unit kooperasi yang terdaftar di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Kooperasi (Disperindagkop) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terancam dihapus dari daftar.

Semua terungkap dalam Rapat Evaluasi Kerja Mandiri terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2018 yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Marzansius Arvan Ohy di aula Kantor Camat Bolaang Uki, beberapa waktu lalu.

Baca: Liando Beber Faktor Pemilih Jadi Apatis, Calon tak Kompeten hingga Mandul Tindak Pelanggaran

Diketahui dari jumlah total sebanyak 62 unit hanya 25 diantaranya yang tercatat masih aktif dan lainnya sudah tidak aktif.

Perlu diketahui selang tiga tahun koperasi dinilai tidak ada peningkatan, stagnan pada angka 43 dari hasil evaluasi petugas dan panitia LPPD Bolsel.

Baca: Terduga Teroris yang Ditangkap di Klaten Disangka Bunuh Diri, HCL Jadi Penyebabnya

Bahkan oleh petugas disarankan, koperasi yang tidak aktif seperti KUT, untuk segera dihapus, supaya tidak mempengaruhi penilaian LPPD ke depan.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Disperindagkop Tuty Musa menuturkan, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan anggaran menjadi kendala dalam menumbuhkembangkan koperasi di Kabupaten Bolsel.

“Bimbingan teknik kepada masyarakat dan pelaku usaha sangat penting dalam menumbuhkembangkan koperasi. Namun kendalanya adalah keterbatasan dana dan SDM. Untuk penghapusan koperasi tidak aktif akan dilakukan, namun secara bertahap,” terang Tuty, Kamis (21/3/2019).

Baca: Tagana Sulut Beri Edukasi Kebencanaan Kepada Masyarakat dan Siswa di Makalehi

Sementara itu Sekda mengimbau agar seluruh kekurangan dalam evaluasi tersebut, menjadi perhatian bersama.

“Bisa dipastikan jika kekurangan-kekurangan yang ada diperbaiki sejak dini, maka tidak menutup kemungkinan untuk LPPD nanti akan semakin lebih baik, bahkan bisa masuk sepuluh besar nasional,” ucapnya.

Baca: Surat Suara Pilpres dan DPD RI Akhirnya Sampai di Bolsel

Selain Sekda, acara tersebut dihadiri oleh Asisten I Alsyafri U Kadullah, Pimpinan OPD dan ratusan ASN.(nie)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved