Heboh Video Perkelahian Siswa di Manado, Berikut 3 Video Pelajar Berkelahi di Sulut yang Viral 2019
Sebuah video perkelahian antar siswa SMK di Manado menjadi viral di Facebook pada Rabu (20/3/2019).
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah video perkelahian antar siswa SMK di Manado menjadi viral di Facebook pada Rabu (20/3/2019).
Dalam video berdurasi 30 detik tersebut tampak aksi brutal seorang siswa memukuli temannya.
Perkelahian tersebut disaksikan puluhan siswa lainnya yang terus menyoraki perkelahian tak seimbang tersebut.
Video perkelahian tersebut menambah daftar perkelahian siswa di Sulawesi Utara sepanjang 2019
Dalam tiga bulan terakhir sudah terjadi 3 kasus perkelahian dan pengeroyokan siswa yang menjadi viral di media sosial
Kasus pertama terjadi di Minahasa Selatan sedangkan kasus kedua terjadi di Tondano pada Januari 2019.
Berikut ulasan singkat kasus video viral perkelahian siswa di Sulut:
1. Perkelahian Siswi di Minsel

Sebuah video perkelahian dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi viral di media sosial
Peristiwa ini menjadi heboh ketika sejumlah video dan foto disebar ke Facebook pada Rabu (9/1/2018)
Unggahan para warganet tersebut pun terus dibagikan hingga ribuan kali.
Dalam video yang beredar, tampak dua gadis remaja berkelahi.
Seorang gadis tampak mengenakan pakaian seragam SMP, sedangkan gadis lainnya mengenakan kaus dan celana pendek.
Mereka tampak saling pukul di sebuah jalan dekat areal perkebunan jagung.
Tampak pula dua siswa perempuan mengenakan seragam SMP hanya menyaksikan peristiwa tersebut dan gadis lainnya merekam kejadian itu.
Mereka tak melerai perkelahian tersebut.
Mereka malah terdengar menyoraki, menghujat bahkan memaki.
Sang siswi yang berseragam SMP tampak terus dipukuli di bagian kepala dan ditarik rambutnya oleh lawannya.
Sesekali, dia hanya membalas pukulan namun tak mengena.
Tak lama kemudian seorang wanita dewasa datang melerai perkelahian tersebut.
Setelah dilerai gadis berseragam pun berupaya membalas.
Namun, dia dikeroyok beramai-ramai oleh sejumlah siswi SMP hingga jatuh ke semak-semak.
Para siswi berseragam SMP tersebut tampak menginjak-injak korban yang sudah terjatuh di rerumputan
Suasana terdengar ramai karena makin banyak siswa dan siswi lainnya datang ke lokasi tersebut.
Seorang wanita dewasa pun datang melerai perkelahian
Dalam kasus ini, polisi sempat menahan sejumlah siswi dan gadis remaja putus sekolah.
Namun, belakanangan polisi menggelar mediasi atas kasus ini.
tonton videonya:
2. Siswi SMK dan SMP Rebutan Pacar
Video perkelahian siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi viral di media sosial pada Sabtu (19/1/2019) pagi.
Dua video viral tersebut diunggah oleh akun Facebook Yehezkiel Wauran pada Jumat (19//12019) sekitar pukul 22.00 Wita.
Perkelahian terjadi di Jalan Pusgiat, Kelurahan Renegetan, Tondano.
Korban E, siswi SMP dianaiya saat bertemu di Kelurahan Rerewokan Atas, dekat gereja GPdI.
Video pertama berdurasi 15 detik, tampak E terjatuh di semak-semak di pinggir jalan.
Tampaknya dia didorong oleh gadis lainnya yang mengenakan kaos dan jeans.
Gadis berseragam tersebut tampaknya tak membalas.
Tampak pula siswa lain berseragam SMP dan SMA berjalan bersama mereka.
Terdengar teguran dari siswa lainnya. Namun, ada pula kata makian.
Video kedua tampak adu pukul siswi berseragam SMP dan gadis pakai kaos tersebut.
Tampak siswi SMP berseragam diseret di jalan, lalu dijambak rambutnya.
Lalu siswi SMP Berseragam dipukuli di belakangnya. Tampak dia tak bisa membalas.
Namun, perkelahian tersebut tak lama. Tampak beberapa siswa pria dan wanita menyaksikan perkelahian tersebut.
Terdengar siswa tertawa dan adapula yang merekam peristiwa tersebut dengan ponselnya.
Polres Minahasa sempat menahan lima siswi SMKN di Tondano yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap siswi SMP berinisial E
MU, siswi penganiaya mengaku dirinya tidak memulai pertikaian melainkan korban yang menantangnya untuk menyelesaikan permasalahan cinta segitiga tersebut.
"Awalnya dia (korban) yang merebut pacar saya, setelah beradu debat dengannya lewat Messenger FB, dia yang menantang saya untuk mendatangi saya di sekolah dan kami pun berencana untuk balik mendatanginya untuk berunding, ternyata bertemu di jalan," ungkap MU
MU menambahkan, dalam perkelahian itu dia tidak sendiri. dia bersama empat temannya yang mendatangi korban hingga berujung perkelahian.
Satu dari keempat orang tersebut merekam kejadian tersebut menggunakan smartphone.
"Waktu berkelahi itu saya hanya menjambak rambutnya dan mendorong hingga jatuh ke tanah tapi sebelum itu saya mendapat perlawanan dengan cara dicakar dan dijambak," kata MU sambil menunjukkan bekas cakaran di tangan kiri dan kanan.
N, satu di antara siswi lainnya menjelaskan keterlibatannya.
"Kami juga sebenarnya tidak ingin ikut campur perkelahian itu malah kami ingin memisahkan, tapi korban lebih dulu memaki kami sehingga kami pun emosi," kata N.
Tonton Videonya:
3. Aksi Brutal Siswa SMK

Video perkelahian siswa di sulut yang menjadi viral diunggah akun Facebook Ocha Mahipe Selasa (19/032019) hingga Rabu siang sudah 432 kali dibagikan dan 17 ribu kali tayang
Dalam video berdurasi 30 detik tampak dua siswa pria berkelahi. Belum terkonfirmasi lokasi dan waktu kejadian tersebut.
Namun, berdasarkan rekaman itu diduga terjadi di Kota Manado. Berdasarkan logo seragam yang dikenakan para siswa menunjukan lambang satu SMK negeri di Manado.
Dalam rekaman tersebut terdengar pula suara para siswa menggunakan bahasa Manado.
Perkelahian tersebut tampaknya tak seimbang karena seroang siswa terus dipukuli dengan tangan secara brutal lalu dinjak dan ditendang di kepalanya.
Siswa yang berada ditanah tersebut hanya bisa melindungi tubuhnya dari gempuran pukulan dari lawannya yang dilakukan bertubi-tubi terutama di wajah dan kepalanya.
Dia sempat berdiri tapi terjatuh lagi sehingga dihajar lawannya hingga tak berdaya.
Tampak ada puluhan siswa lainnya menyaksikan bahkan menyoraki aksi pemukulan tersebut. Terdengar makian para siswa tersbeut
Diakhir video terdengar siswa lainnya, meminta agar mengentikan penganiayaan itu.
"Wey boleh jo, orang pe anak (wey sudah cukup, anak orang itu)," ucap salah seorang pria yang ada di tempat kejadi tersebut.
tribunmanado.co.id masih melakukan verifikasi terkait video viral ini.
Sayang video ini sudah dihapus akun Facebook Ocha Mahipe yang mengunggah pertama kali.
Follow juga akun instagram tribunmanado
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube tribunmanadoTV