Kriminal
Sadis! Satu Keluarga Dibunuh, Ini Beritanya
Sidang kedua kasus pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati, Kota Bekasi, ricuh, pihak keluarga korban yang hadir
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sidang kedua kasus pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati, Kota Bekasi, ricuh, pihak keluarga korban yang hadir di persidangan berusaha mendekati terdakwa Haris Simamora.
Sidang yang digelar di ruang utama Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Jalan Veteran, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi ini berujung ricuh ketika Haris hendak digiring ke ruang tahanan usia menjalani sidang.
Seorang dari pihak keluarga korban berusahan mendekati Haris dan meminta untuk memfoto wajah terdakwa.
Sambil dikawal petugas keamanan aksi itu justru malah membuat seorang pihak keluarga kesal dan malah memukul kepala Haris Simamora.
Baca: Viral 18 Foto Diduga Syahrini dengan Pria Indo dan Bule, dari Pelukan hingga Ciuman di Atas Ranjang
"Tunggu dulu biar saya foto dulu ya, saya dari pihak keluarga korban," kata seorang pria yang mengaku dari keluarga korban kepada pihak keamanan dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mengawal Haris usai persidangan.
Baca: Beredar Foto Jadul Kebersamaan Syahrini & Luna Maya, Penampilan Incess dan Aisyahrani Jadi Sorotan
Belum sempat memfoto, kerumunan petugas keamanan terus berjalan keluar ruang persidangan, dengan nada sedikit meninggi, pria yang berusahan mefoto Haris merasa kesal dan meminta diberikan waktu dan ruang untuk memfoto.
"Foto dulu pak sebentar, ini keluarga yang dibunuh, tunggu dulu, saya mau foto," katanya.
Petugas keamanan dan JPU berusaha memberi jarak antara pria tersebut dengan terdakwa saat hendak mengambil foto, tapi karena tersulut emosi, pria yang mengaku dari pihak keluarga korban itu justru marah dan memukul kepala Haris Simamora.
Baca: DPP Golkar Panggil Erwin Aksa Terkait Dukungan ke Prabowo - Sandiaga Uno, Saran Fadel Muhammad
"Bapak enggak boleh gitu, enggak boleh pak," sahut petugas keamanan dan JPU yang tengah menggiring Haris Simamora keluar ruang persidangan.
"Kenapa tidak boleh saya mau foto sebentar,"teriak pria tersebut.
"Coba kalian pikir kalau jika keluarga bapak yang ada di sini terjadi seperti itu, bapak terima enggak?, coba terima enggak?," sahut anggota keluarga lainnya.
"Saya bukan ingin membunuh dia, saya cuma mau foto biar kami lihat orangnya jelas," kata pihak keluarga.
Pihak kelurga korban juga kecewa lantaran saat sidang perdana, pihaknya tidak diberitahukan sama sekali.
Setelah ini, keluarga akan terus mengawal persidangan hingga tuntas dan berharap terdakwa dapat dihukum seberat-beratnya.
"Ya sidang pertama kita tidak dikasi tahu, tapi setelah ini kita akan kawal terus hadir, supaya dihukum seberat-beratnya," kata seorang pihak keluarga yang mengaku dari keluarga Nainggolan.