Penderita DBD di Boltim Terus Bertambah, Sammy Sebut saat ini Tercatat 58 Kasus dalam 3 Bulan

Hingga kini sudah ada 58 kasus penderita DBD sejak Januari hingga Maret 2019. Kecamatan Tutuyan paling tinggi penyebarannya.

Penderita DBD di Boltim Terus Bertambah, Sammy Sebut saat ini Tercatat 58 Kasus dalam 3 Bulan
Istimewa
fogging 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Wabah deman berdarah dangue (DBD) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, masih berkecamuk, hingga kini belum mengalami penurunan. Pasalnya penderita terus bertambah.

Hingga kini sudah ada 58 kasus penderita DBD sejak Januari hingga Maret 2019. Kecamatan Tutuyan paling tinggi penyebarannya.

"Kami sudah lakukan pencegahan lewat fogging sebanyak 43 kali dan program satu rumah satu kader Jumantik yang tersebar di 80 desa," ujar Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Wabah, Sammy Rarung, Selasa (19/3/2019).

Kata dia, penyebaran kasus DBD dapat dicegah dengan melakukan bersih lingkungan lewat pemberantas sarang nyamuk (PSN). Maka perlu kesadaran mulai dari keluarga.

Tercatat ada 58 kasus DBD tersebar di delapan wilayah Puskesmas yakni Tutuyan 20 kasus, Kotabunan 12 kasus, Mooat 2 kasus, Modayag 7 kasus, Modayag Barat 4 kasus, Buyat 2 kasus, Motongkad 5 kasus dan Nuangan 6 kasus.

Lanjut dia, program untuk membrantas nyamuk Aedes Aegypti dengan cara 3M plus dan ditaburkan Abate.

Camat Modayag, Kisman Mamonto mengatakan, terus melakukan pembersihan setiap hari jumat. Guna mencegah penyebaran DBD.

"Saya tiap acara selalu mengingatkan, warga untuk selalu memeriksa tempat air minum dan membersihkannya," ujar Kisman Mamonto.

Ia menambahkan, mendukung program satu rumah satu kader Jumantik yang ada di Boltim.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved