Penyelundupan 125.619 Ekor Lobster Seharga 19 Miliar Berhasil Digagalkan KKP

Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster, Jumat (15/3/2019).

Penyelundupan 125.619 Ekor Lobster Seharga 19 Miliar Berhasil Digagalkan KKP
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster, Jumat (15/3/2019). 

Dijelaskan Rina, benih lobster adalah satu komoditas yang dilarang penangkapannya berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 56 Tahun 2016 tentang larangan penangkapan dan/atau pengeluaran Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portinus spp.) dari Wilayah Negara Republik Indonesia.

Untuk itu, BKIPM akan berkoordinasi dengan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) guna pengembangan kasus dan pengejaran pelaku penyelundupan.

Rina menjelaskan, dua pelaku penyelundupan sudah diamankan.

Diketahui, pelaku tersebut berinisial ER dan RW, dan merupakan warga negara Indonesia.

Baca: BPN Sebut Tersangka Pembobol ATM Ramyadjie Priambodo, Kerabat Jauh Prabowo Subianto

Keduanya diperiksa untuk mengungkap sindikat jaringan penyelundupan benih lobster.

Kedua pelaku diduga melanggar Pasal 16 ayat (1) Jo Pasal 88 Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan Jo Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000 (Satu miliar lima ratus juta rupiah).

Sementara itu, benih lobster tersebut dibawa ke laboratorium BBKIPM Jakarta I untuk penyegaran untuk kemudian dilepasliarkan di lokasi yang paling cepat dijangkau dan layak untuk kehidupan BL.

Diketahui, sepanjang tahun 2018, setidaknya terdapat 2.532.006 ekor benih lobster yang penyelundupannya berhasil digagalkan, dengan perkiraan nilai Rp463.428.350.000 (Empat ratus enam puluh tiga miliar empat ratus dua puluh delapan juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah).

Sementara itu, di 2019 hingga 15 Maret 2019 telah berhasil diselamatkan 463.684 ekor BL dengan perkiraan nilai Rp52.612.130.000 (Lima puluh dua miliar enam ratus dua belas juta seratus tiga puluh ribu rupiah).

Baca: Korban Penembakan Masjid Selandia Baru: Lilik Ternyata Lulusan Sekolah Penerbang

Adapun sejak 2015 hingga saat ini telah berhasil diselamatkan 7.125.367 ekor BL senilai Rp968.505.170.000 (Sembilan ratus enam puluh delapan miliar lima ratus lima juta seratus tujuh puluh ribu rupiah).

Halaman
123
Editor: Rhendi Umar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved