Gunung Karangetang Masih Pada Siaga

Aktivitas Gunung Karangetang masih pada level III atau siaga, sehingga Rekomendasi PVMBG Bandung pun belum berubah

Gunung Karangetang Masih Pada Siaga
Tribun Manado
Visual Gunung Karangetang, Jumat (15/2/2019). Status Gunung api di Kepulauan Sitaro ini masih level 3 atau siaga. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Aktivitas kegempaan gunung Karangetang masih terekam hingga hari ini, namun tetap  pada angka kecil.

Secara visual menurut Yudia Tatipang Kepala PGA Karangetang memang tak nampak aktivitasnya lantaran tertutup kabut.

Ia menjelaskan secara kegempaan terhitung hingga malam hari sejak siang terjadi dua kali gempa guguran dengan amplitudo 3 mm, berdurasi 35-55 detik.

Hembusan terjadi sekali saja dengan amplitudo 4 mm, berdurasi 28 detik, fase banyak terjadi 5 kali dengan amplitudo 8-11 mm, S-P 0 detik, durasi 10-16 detik.

Vulkanik dalam terjadi enam kali dengan amplitudo 6-17 mm, S-P 0.5-1 detik, durasi 9-16 detik. Tektonik jauh tiga kali dengan amplitudo 10-12 mm, S-P 30 detik, Durasi 56-84 detik.Tremor menerus terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm).

"Aktivitas Karangetang masih pada level III atau siaga," jelasnya.

Baca: Gunung Karangetang Makin Tenang, Status Masih Level III Siaga

Rekomendasi PVMBG Bandung pun belum berubah, warga masih tetap yaitu dilarang mendekati, melakukan pendakian atau beraktivitas di dalam zona bahaya yaitu radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua (Kawah Utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat-Baratlaut sejauh 3 kilometer dan ke arah Baratlaut-Utara sejauh 4 kilometer.

Warga yang berada di area Baratlaut-Utara dari Kawah Dua, di antaranya Kampung Niambangeng, Beba dan Batubulan agar dievakuasi ke tempat yang aman dari ancaman guguran lava atau awan panas guguran gunung Karangetang yaitu di luar zona bahaya.

Masyarakat tetap dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai. (amg)

Berita Populer: BREAKING NEWS: Warga Temukan Kerangka Manusia di Rumah Kelurahan Kleak Manado

Penulis: Alpen_Martinus
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved