Waspadai Gejala Kanker Serviks, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat untuk Mencegah

Kanker serviks termasuk jenis kanker paling bisa dicegah dan disembuhkan dibandingkan dengan jenis kanker lainnya.

Tribun Manado
Petugas BPJS Kesehatan Sedang Melayani 

TRIBUNMANADO.CO.ID - BPJS Kesehatan memberikan dukungan dan perhatian terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, yang ingin fokus melakukan upaya preventif atau mencegah penyakit kanker secara dini, khususnya bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kanker serviks termasuk jenis kanker paling bisa dicegah dan disembuhkan dibandingkan dengan jenis kanker lainnya.

Oleh karena itu, sebagai bentuk program promotif dan preventif guna menekan jumlah penderita kanker serviks, BPJS Kesehatan Cabang Semarang bekerja sama dengan Laboraturium Klinik Sarana Medika dan Laboratorium Klinik Cito.

Bentuk kerja sama ini dengan memberikan layanan deteksi dini kanker serviks, berupa pemeriksaan Papsmear yang telah berjalan sejak bulan Januari 2019 yang lalu.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Asri Wulandari menuturkan, persyaratan untuk mendapatkan pemeriksaan papsmear yang ditanggung BPJS Kesehatan ini cukup mudah, yaitu dengan menunjukkan kartu JKN-KIS dan KTP ke laboratorium terdekat yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Selain itu, syarat pemeriksaan Papsmear yakni, belum melakukan pemeriksaan Papsmear tiga tahun terakhir dengan program JKN-KIS.

Baca: BPJS Kesehatan Manado Jelaskan Tahapan Pemeriksaan Saat Sakit. Berikut Penjelasannya

Baca: Pemkab Minahasa Beri BPJS Kesehatan untuk THL, Hukum Tua dan Perangkat Desa

Sudah menikah atau sudah pernah melakukan hubungan seksual, dan tidak melakukan hubungan intim selama 48 jam (2 hari) sebelum pemeriksaan.

"Beberapa faktor risiko yang meningkatkan terjadinya kanker serviks di antaranya melakukan hubungan seks sebelum usia 20 tahun, kerap berganti pasangan seksual, memiliki riwayat infeksi di daerah kelamin dan kurang menjaga kebersihan alat kelamin," jelas Asri Wulandari, pada Tribunjateng.com, Jumat (8/3/2019).

Pelayanan BPJS kepada Masyarakyat
Pelayanan BPJS kepada Masyarakyat (TribunJateng.com)

Menurut Asri, pemeriksaan Papsmear ini tujuannya adalah untuk menyehatkan perempuan, mengingat setiap perempuan beresiko terkena kanker serviks tanpa pandang usia dan latar belakang. Karena perempuan sehat maka produktivitas akan meningkat.

“Layanan pemeriksaan Papsmear dijamin BPJS Kesehatan, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biayanya. Jika hasil pemeriksaan menunjukan peserta memerlukan penanganan lanjutan, maka peserta akan dirujuk sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Satu di antara peserta JKN-KIS, Rumiyati mengatakan, kegiatan pemeriksaan Papsmear ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah terhadap kesehatan perempuan di Indonesia. Pemerintah berupaya membantu masyarakat agar sadar terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

“Pemeriksaan Papsmear dari BPJS Kesehatan ini menurut saya merupakan program yang bagus dan bermanfaat sekali, pelayanannya juga sangat memuaskan, sebagai peserta JKN-KIS saya merasa terbantu,” kata Rumiyati. (dta)

Baca: Kanker Serviks di Indonesia Meningkat, 40-60 Perempuan Meninggal Dalam Sehari

Baca: Stop Sebelum Telat! Deretan Makanan Katanya Sehat Ini Picu Kanker Mematikan

Tautan: Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Untuk Waspadai Gejala Kanker Serviks, http://jateng.tribunnews.com/2019/03/08/bpjs-kesehatan-ajak-masyarakat-untuk-waspadai-gejala-kanker-serviks.

Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved