Junaidi Dorong Generasi Milenial Genjot Ekspor Pertanian.
program Agro Gemilang ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era revolusi industri 4.0.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID- Program Gerakan Ayo Galakan Ekspor Generasi Milenial Bangsa dengan tujuan untuk mendorong produk lokal ke pasar ekspor dilakukan Balai Karantina Pertanian Kelas I Manado.
Kementerian Pertanian (Kemtan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) meluncurkan program gerakan tersebut dengan slogan "Agro Gemilang" dilakukan Unit pelaksana teknis Karantina Pertanian di seluruh Indonesia dan di Sulawesi Utara oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Manado.
Menurut Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Manado Ir Junaidi MM program Agro Gemilang ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era revolusi industri 4.0.
Berbagai upaya dari seluruh unit kerja dijajaran pemerintahan termasuk Kemtan melakukan persiapan bagi generasi yang akan memimpin Indonesia di tahun 2030.
Setelah gerakan pembangunan SDM petani milenial yang diluncurkan oleh Badan SDM Kemtan, maka kini Agro Gemilang menjadi program Barantan untuk mempersiapkan dan mendorong generasi milenial untuk memasuki pasar ekspor.
Program Agro Gemilang tersebut dengan tujuan gerakan peningkatan kemampuan pemuda tani berorientasi ekspor dalam pemenuhan persyaratan SPS.
Peserta masing-masing adalah para eksportir dan rumah kemas (packing house) komoditas pertanian, Kelompok tani, Pelaku tani, Asosiasi komoditas pertanian dan Mahasiswa Fakultas Pertanian.
Baca: Balai Karantina Pertanian Manado Luncurkan Program Agro Gemilang
Berdasarkan data BKP Manado tercatat hasil kerja ekspor pada tahun 2018 mencapai mencapai 1500 kali dengan volume 3.016.650 Ton, 458.439.408 Kilogram, 23.351 Gram dan 12 Batang, terhadap 34 jenis komoditi.
BKP Manado dengan gerakan Agro Gemilang diharapkan mampu memberikan kontribusi pada peningkatan ekpor komoditas dari Sulawesi Utara di tahun 2019.
Dengan talenta dan karakteristik generasi milenial Manado Pe Gaya, sehinnga kita kita mampu meningkatkan daya saing di pasar global.
"Potensi generasi muda dan resource yang ada di Sulawesi Utara ini merupakan suatu berkah yang harus kita syukuri dan kita maksimalkan," kata Junaidi kepada Tribunmanado.co.id melalui pesan tertulis Junat (8/3/2019).
Peserta terdiri dari petani muda, kelompok tani, pelaku tani, petugas rumah kemas komoditas pertanian, para eksportir, asosiasi komoditas pertanian dan mahasiswa Fakultas Pertanian.
Memberikan bimbingan teknis:
1. Persyaratan SPS negara tujuan
2. Bagaimana pelaksanaan kegiatan karantinanya. Seperti bagaimana cara untuk menghilangkan serangga atau Hama penyakit pada komoditas tanaman dan produknya.
3. Karantina akan mengembangkan sistem audit kontektual petani milenial dengan membekali aplikasi tentang sistem ketelusuran komoditas pertanian tersebut dari mulai tanam hingga nanti diekspor ke negara tujuan.
4. Dan lain lain menyangkut perdagangan bebas (SPS – WTO).
Dari analisa data sepanjang Tahun 2018 Karantina Pertanian Manado mengamankan dan menjaga potensi ekonomi Agribisnis Sulawesi Utara dengan estimasi nilai sebesar Rp. 8.464.599.620.000,- adapun kinerja ekspor bernilaI Rp. 1.111.788.366.845 maka Sulawesi Utara mempunyai potensi ekspor yang luar biasa, akan tetapi hal inilah yang perlu kita genjot dan tingkatkan melalui akselerasi ekspor dari Sulawesi Utara.(crz)
Berita Populer: Sekelompok Pemuda Aniaya Anggota Polda Sulut dengan Sajam, Bermula dari Keributan di Tempat Makan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/genjot-ekspor-pertanian.jpg)