Berita Boltim

Dalam 3 Bulan Ada 45 Kasus Demam Berdarah di Boltim

Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi mengatakan, terjadi peningkatan di empat wilayah kerja puskesmas yakni Tutuyan, Kotabunan, Modayag dan Nuangan.

Dalam 3 Bulan Ada 45 Kasus Demam Berdarah di Boltim
Tribun Manado
Petugas Dinkes Boltom menyemprotkan asap kabut berisi obat pembunuh nyamuk. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mencatat ada 45 kasus demam berdarah dengue selang tiga bulan atau sejak Januari hingga Maret.

Sammy Rarung, Kepala Bidang P2P dan Wabah Dinkes Boltim, mengatakan, dari jumlah tersebut 14 kasus terjadi di Kecamatan Tutuyan.

Selanjutnya di Kotabunan dengan12 kasus, Modayag Barat 4 kasus, Modayag 7 kasus, Motongkad 5 kasus, Mooat 2 kasus, dan Buyat 1 kasus.

Lanjut dia, hampir seluruh wilayah kerja puskesmas di Boltim terjadi kasus DBD.

"Kami terus berupaya agar jumlah kasus DBD di Boltim tidak meningkat ke depan," ujar Sammy, Senin (4/3/2019).

BERITA POPULER:

Baca: Gubernur Investigasi Pejabat Catut Nama Minta Uang, Olly: Ketemu Langsung Gergaji

Baca: 25 Tahun Pernikahan Dipisahkan Maut, Intip Foto Mesra Ibu Mikha Tambayong & Suami Sebelum Meninggal

Baca: Ini Tanggapan Ustadz Abdul Somad Soal Larangan Menyebut Non Muslim Sebagai Kafir

Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi mengatakan, terjadi peningkatan di empat wilayah kerja puskesmas yakni Tutuyan, Kotabunan, Modayag dan Nuangan.

"Paling banyak terjadi di Tutuyan, ada empat kasus," ujar Eko Marsidi.

Kenaikan jumlah penderita akibat tingginya aktivitas warga, cuaca, serta perilaku.

Lanjut dia, Dinkes sudah melakukan sosialisasi dan fogging sebanyak 35 kali di wilayah kerja puskesmas. (*)

TONTON JUGA:

Penulis: Vendi Lera
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved