Berita Manado
3 Anak di Kontrakan Tumumpa yang Ditinggalkan Orangtua, Ibunya Ternyata Sempat Berkunjung Rabu Malam
Velin Pontoh (13), satu dari tiga anak yang ditinggalkan ibunya Novinta Pontoh, menyebut sang ibu sempat kembali pada Rabu (27/02/2019) lalu.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
3 Anak di Kontrakan Tumumpa yang Ditinggalkan Orangtua, Ibunya Ternyata Sempat Berkunjung Rabu Malam
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Velin Pontoh (13), satu dari tiga anak yang ditinggalkan ibunya Novinta Pontoh, menyebut sang ibu sempat kembali pada Rabu (27/02/2019) lalu.
Kembalinya sang ibu hanya sesaat.
"Jam 7 malam ibu kembali, tapi langsung pergi, dia hanya sempat meminumkan ASI pada Amelia," kata dia kepada TribunManado.co.id di pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak provinsi Sulut, Jumat (01/03/2019).
Sebut dia, sang ibu sempat menitipkan uang sebesar Rp 50 ribu.
Kata sang ibu, uang itu hasil kerjanya di tempat baru.
"Saya ingin ibu tinggal tapi dia tetap pergi, " kata dia.
Seperginya sang ibu, Amelia Pontoh yang masih berusia 1 tahun 9 bulan mendadak sakit.
Tiba-tiba saja tubuhnya panas.
"Mungkin dia rindu mama," kata dia.
Selama ditinggalkan ibunya, Amelia hanya diberi air putih.
Sebelumnya, Amelia selalu minum ASI dari ibunya.
"Kondisinya kian hari kian parah, tadi saja dia sudah muntah, saya kasih bubur dan dia muntah," kata dia.
Lain lagi kondisi Zivilia Anggraini Taib, adiknya yang masih berusia 6 tahun.
Zivi seperti tertekan.
"Ia ingin sekali ke TK bersama teman-temannya, tapi sudah tak bisa karena ibu sudah tak ada," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Lingkungan I Tumumpa, Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, Junita Thomas, mengunggah kondisi ketiga anak tadi ke media sosial Facebook.
Berikut keterangan pada unggahannya:
Selamat malam mohon bantuannya bagi yg kenal orang tua dari anak2 ini mohon di beri informasi, karna anak yg bungsu sakit panas dari kemarin dan sampai mlm ini masih sakit, dan sudah di bawah ke dr. oleh masyarakat sekitar , mohon skali lagi yg tau atau kenal orng tuanya dan tau keberadaannya, mohon hubungi kami .
Pemerintah kel. tumumpa dua lk I.

Unggahan tersebut sudah ratusan kali dibagikan warganet.
Velin Rossi Pontoh (13), merupakan anak tertua dari tiga kakak beradik yang ditinggalkan ibunya itu.
Mereka tinggal di rumah kontrakan yang terletak di lorong pos kamling Jalan Cumi-cumi, Lingkungan I, Kelurahan Tumumpa Dua, Kecamatan Tuminting.
Ia pun terpaksa mengurus sendirian kedua adiknya.
Hal itu dilakukannya karena mereka bertiga ditinggalkan ibu di rumah kontrakan tersebut sudah seminggu.
"Ibu pamit dengan alasan pergi kerja. Tapi sampai sekarang tidak pulang ke rumah," ujar Velin saat ditemui wartawan tribunmanado.co.id, di rumah kontrakannya, Jumat (01/03/2019) tadi.
Ditambahkannya, sejak ibu mereka pergi dia mengurus adik-adiknya di rumah tersebut.
"Saya ambil uang tabungan saya dengan jumlah Rp 44 ribu. Saya beli beras dan masak nasi di konfor gas," tambahnya.
Velin yang sedang duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri (SDN) 72 Manado terpaksa harus berhenti sekolah karena sibuk mengurus adik-adiknya yang masih kecil.
"Mau tidak mau saya harus mengurus adik-adik saya. Meski adik Amelia sedang sakit, saya harus mengurusnya," tambahnya.
Ibu mereka bernama Novinta Pontoh.
Awalnya warga sekitar yang mendapati mereka bertahan hidup tanpa orangtua di kontrakan itu.

Unggahan Junita Thomas pun menjadi viral:
@Anggreany Nenk Latuny Kasiang ni anak2..cuma da se biar lawang2 doggy kacili kong ja se tinggal tanpa pengawasan orang tua
@Jeklin Elhin Kanalung Suruh liat jow dulu pa dorang p orang tua babtis... kasiang eee tu ade"...
@Yetty Hadju Oh.... Kasiang, pala cari jo depe keluarga terdekat, atau oma & opa.
@Inri Hariyana Paulus depe mama itu rupa tatoki sdiki..dulu di sini lai..dong perna kos di mahawu..lengkali dia ja aniyayah tere ni ank2..
@Inri Hariyana Paulus itu ank yg tua rajing skli kong dpa sayang dulu satu kos dng torang kasiang..klo dp mama aniyayah torang tu dia mu minta2 tolong Felin kasiang felin p nasib itu
@Merry Nathalia dpe org tua bisa dilaporkan menelantarkan anak. bisa kena sangsi dpe org tua kl bgni. dg kasus bgni spa sj bisa blapor biar bkn kluarga dri anak2 ini...
@Widyaningsih Sondang Kiranya pemerintah setempat bisa membntu
@Ayue Albugis bu klo boleh,klo so nda ada yg urus trus dia pe orang tya kasih qta mau adopsi to ade qta akan urus dgn baik dan kasih sekolah dgn baik....selayaknya qta pe anak kandung....
@Ekha Bapaknya msh hidup tidak?? Sambil menunggu orang tuanya,ada baiknya di bawah ke dokter anak dl kasihan
@Tirsa Claudia Rumising Kalo dpe mama so nmau urus nanti Qt urus Jo itu yg Tua.. dari pada terlantar kasian
@Gustiany Sahabir Kakaehe bu bole qt jo yg urus .. Trg yg nda d anak slalu mnta p TUHAN Spya m di karuniai anak,kg knpa yg so di kasih malah di sia2kan
@Claudia Luciana Wondatu kasiang nda tegah qt mo lia ini kapa kasiang anak2 msi kecil so trlantar
@Nona Dechristania Kenapa kang Tuhan kase kepercayaan anak2 pa orang2 yang tak bisa bertanggung jawab begini??
(Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis/Jufry Mantak)
BACA JUGA:
Baca: Setelah 8 Tahun Diam, Norman Kamaru Akhinya Buka Suara Tentang Pemecatannya
Baca: Jokowi Dapat Dukungan dari Keluarga Sandiaga Uno di Gorontalo, Ini Alasannya
Baca: Terekam 11 Menit Mencekam, Bayi Lahir di Antrean Kasir Supermarket, Diberi Nama Ivan
TONTON JUGA: