Indahnya Ranolewo, Destinasi Wisata Baru di Minahasa
Destinasi wisata di Sulawesi Utara semakin komplit yang juga menyasar semua kalangan. Terbaru, hadir destinasi wisata Hutan Ranolewo
Penulis: Andreas Ruauw | Editor:
TRIBUNMAMADO.CO.ID, TONDANO- Destinasi wisata di Sulawesi Utara semakin komplit yang juga menyasar semua kalangan. Terbaru, hadir destinasi wisata Hutan Ranolewo
Danau berwarna hijau dan biru ini berlokasi di Desa Toraget, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa.
Jika berkunjung ke Sulawesi Utara, tepatnya di Kabupaten Minahasa, sempatkan diri berkunjung ke danau yang berwarna hijau ini.
Di sini, pengunjung akan dikenakan biaya Rp 5.000 untuk masuk saja dan jika ingin mandi juga ada biaya sendiri.
Danau kecil yang memiliki kesamaan owner dengan Danau Linow yang ada di Tomohon ini memang terbentuk secara alami.
Selain air hangat dan berwarna hijau, indahnya pemandangan yang dikelilingi sawah, pepohonan dan bunga-bunga bisa dinikmati.
Baca: Rayakan Imlek, P2TM Manado Gelar Silaturahmi Kunjungi Sejumlah Objek Wisata di Tomohon
Valentine Kindangen (24) Salah seorang pengunjung mengatakan dirinya awalnya tidal tahu lokasi ini Dan hanya mengetahui lewat sosial media.
"Saya awalnya hanya penasaran saja dengan warna danau yang katanya lebih dari satu, karena sebelum ini Saya juga sempat mengunjungi danau Linouw di Tomohon," katanya.
Selain turis domestik, danau ini juga menjadi tempat favorit warga sekitar atau para petani setempat untuk mandi atau sekadar bersantai usai bekerja.
Konon tempat in merupakan danau dimana para pejuang Minahasa tempo dulu (Walak) membersihkan diri usai berperang, dari situlah nama Ranolewo/Malualewo yang berarti Penuh Darah.
Menurut penjaga danau WelIy Rondonuwu (72), perang yang melibatkan antar suku Minahasa dengan suku Mongondow sudah berlangsung sebelum masa kedatangan bangsa portugis, dan di danau Ranolewo lah tempat peristirahatan para Walak.
Baca: Pembangunan Objek Wisata Mangrove di Bolsel Sudah 90 Persen
Untuk ke danau ini, berjarak sekitar dua kilometer dari pemukiman warga Desa Toraget. Jarak yang harus ditempuh sepanjang dua kilometer, dengan medan jalan yang cukup rusak.
Sumber air panas yang ada disekitar danau ini ada tujuh titik, sudah termasuk danau biru Dan hijau dengan suhu yang bervariasi antara 35 derajat celcius hingga 100 derajat.
"Jadi sebelum pengunjung masuk kemari saya selalu memperingatkan mereka agar berhati-hati dalam melintas di tepi danau karena beberapa diantaranya bersuhu sangat tinggi," ujar Welly. (eas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ranolewo.jpg)