Justin Bieber Kapok Lakukan Seks sebelum Menikah, Penyebabnya karena ini
Justin mengaku sudah hampir setahun setop melakukan hubungan seksual sebelum menikah ketika berpacaran dengan Hailey pada Juni 2018.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tampil mesra bersama Hailey Baldwin di sampul majalah Vogue terbaru edisi Maret, Justin Bieber bicara blak-blakan soal masa lalunya yang kelam, kedekatannya dengan Tuhan dan alasannya berhenti melakukan hubungan seksual sebelum menikah.
Ini adalah penampilan dan wawancara perdana Justin Bieber dan Hailey Baldwin sebagai suami-istri di sebuah majalah.
Keduanya menikah lima bulan lalu.
Baca: 396 Warga Bangladesh Diamankan dari Beberapa Tempat di Medan, Begini Penjelasan Imigrasi
Dalam wawancara tersebut, Justin mengaku sudah hampir setahun setop melakukan hubungan seksual sebelum menikah ketika berpacaran dengan Hailey pada Juni 2018.
Dalam masa tersebut, mantan kekasih Selena Gomez ini mendapat pencerahan bahwa Tuhan melarang melakukan perzinahan bukan sebagai perintahnya tapi untuk melindunginya dari rasa sakit hati atau menyakiti perasaan orang lain.
"Aku rasa seks bisa melukai perasaan banyak orang. Kadang orang melakukan hubungan seks hanya karena mereka merasa tidak cukup baik dan kurang berharga. Ini berlaku bagi pria dan wanita," kata Justin.
Justin semakin meyakini hal tersebut saat Hailey hadir di kehidupannya. Semasa pacaran dengan Hailey, ia tetap menjaga komitmen tersebut sampai akhirnya menikah.
Baca: Pendukung Ahok Tambah Kekuatan PDIP, Begini Kata Sekretaris PDIP Sulut
"Aku yakin Hailey adalah sebuah berkat dari Tuhan karena berperilaku baik," kata pria 24 tahun ini.
Asal tahu saja, banyak orang diduga melakukan seks bebas sebelum menikah, terutama di kalangan muda.
Ada banyak hal yang menjadi faktor penyebab seks bebas dapat terjadi pada pergaulan remaja. Salah satunya adalah rendahnya pengetahuan remaja tentang seks bebas.
Selain itu yang paling penting adalah kurangnya perhatian dari orangtua, ciri-ciri homoseksual dan lesbian yang tampak pada remaja, pengaruh alkohol, bacaan remaja yang berkaitan dengan seks, hingga kecanggihan dari teknologi komunikasi saat ini.
Yang paling berpengaruh dari adanya masalah sosial ini adalah meningkatnya angka kehamilan yang mana sebenarnya tidak diinginkan.
Bahkan menurut data yang ada, ada lebih dari 200 remaja wanita yang meninggal dikarenakan komplikasi akibat aborsi bayi yang dilakukan secara illegal.
Ada banyak dampak yang diberikan akibat dari seks bebas, dari fisik hingga psikologis. Dampak fisik ini yang mungkin akan mudah terlihat dan dirasakan bagi pelakunya, seperti risiko kehamilan serta persalinan yang cukup berbahaya, gangguan pada janin, serta cacat fisik pada bayi jika dilahirkan.
Tak hanya berdampak pada fisik saja, namun seks bebas juga memberikan dampak yang cukup membahayakan untuk psikologis terutama pada remaja yang sejatinya belum siap secara fisik dan mental menjalin hubungan perkawinan.
Baca: YouTube Rewind 2018 Catat Rekor Dislike Terbanyak Sepanjang Sejarah, Kalahkan Video Justin Bieber