Ini Kata Psikolog RS Ratumbuysang Terkait Pembunuhan Ayah Tiri
Kasus pembunuhan anak tiri kepada ayahanya, menurut Psikolog RS Ratumbuysang, Elis Ratnawati, biasa ada hubungan yang kurang harmonis
Penulis: | Editor: David_Kusuma
Ini Kata Psikolog RS Ratumbuysang Terkait Pembunuhan Ayah Tiri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kasus pembunuhan anak tiri kepada ayahanya, menurut Psikolog RS Ratumbuysang, Elis Ratnawati, biasa ada hubungan yang kurang harmonis dari keluarga baru bagi anak dengan ibu yang menikah lagi dengan pria yang menjadi ayah tirinya.
Ketidakharmonisan bisa diawali dengan ketidakcocokan dan komunikasi yang buruk antara anak dan ayah tirinya.
Keadaan ini terjadi bisa disebabkan oleh anak tidak menyukai ibunya menikah kembali dengan pria pilihan ibunya.
"Juga sering terjadi pertengkaran antara anak dengan ayah tiri, sikap dan perilaku ayah tiri yang tidak disukai anak dalam memperlakukan ibunya. Juga anak merasa dihadirkan pada sosok yang terlalu mengatur keluarga (yang tidak diharapkan)," katanya.
Baca: Ini Tanggapan Pengamat Mengenai Pembunuhan Ayah Tiri di Perkamil
Baca: Pembunuhan Ayah Tiri di Perkamil, Polsek Tikala dan Tim Paniki Berjaga saat Proses Autopsi Jenazah
Baca: Istri Korban Ungkap Kronologi Pembunuhan Anak Tiri di Perkamil: Ada Keluar Asap
Baca: BREAKING NEWS - Pembunuhan di Perkamil, Seorang Pria Tewas Dibunuh Anak Tirinya, Berawal Adu Mulut
Keempat hal tersebut di atas katanya bisa menjadi sikap permusuhan dari anak ke ayah tirinya.
Selain itu anak mengalami kekerasan yang dilakukan oleh ayah tiri, mengakibatkan anak hilang kendali dan membalas perlakuan ayah tirinya dengan kekerasan pula.
"Keadaan yang demikian dipengaruhi pula oleh pribadi dari emosi yang labil dari anak dalam mengatasi konflik yang sering terjadi antara anak dan ayah tirinya dan cenderung diikuti dengan sikap agresif sampai melukai bahkan menghilangkan nyawa seseorang," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/elis-ratnawati1.jpg)