Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini Tanggapan Pengamat Mengenai Pembunuhan Ayah Tiri di Perkamil

Adanya kasus pembunuhan yang terjadi di Sulawesi Utara, yang dilakukan tidak lain anak tiri korban, ditanggapi Pengamat Sosial Sulut Jefry Paat.

Penulis: Tirza Ponto | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/JUFRY MANTAK
Pengamat Sosial Sulut Jefry Paat. 

Ini Tanggapan Pengamat Mengenai Pembunuhan Ayah Tiri di Perkamil

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Adanya kasus pembunuhan yang terjadi di Sulawesi Utara, yang dilakukan tidak lain anak tiri korban, ditanggapi Pengamat Sosial Sulut Jefry Paat.

"Peristiwa itu terjadi, biasanya tingkat kesejahteraan dan tingkat pendidikan para pelaku itu di bawah. Sehingga mereka tidak berpikir panjang, hanya berpikir pendek," ujarnya ke wartawan tribunmanado.co.id, Rabu (06/02/2019) tadi.

Ditambahkannya, lihat juga kasus-kasus penemuan mayat yang diduga dibunuh.

Diduga itu dilakukan oleh orang yang dekat dengan korban.

"Entah itu keluarga atau rekannya, intinya itu terjadi saat ada masalah, ada kesempatan, dan itu pasti dilakukan oleh orang dekat," tambahnya.

"Biasanya itu juga dilakukan oleh orang dekat karena emosional sesaat yang muncul tiba-tiba," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, Rumbhe Mandak (49), warga Kelurahan Perkamil, Lingkungan V, Kecamatan Paal Dua, tewas dengan banyak luka tikaman dan tebasan yang dilakukan anak tirinya berinsial BM alias Boris (21).

Peristiwa pembunuhan terjadi di dalam rumah, Rabu (06/02/2019) subuh, sekitar pukul 05.00 Wita.

Kejadian itu berawal saat korban menegur terduga pelaku dengan kata kasar, saat itu terduga pelaku sedang asyik bermain game di handphone sambil merokok, di dalam kamar dengan kondisi sudah dipengauri miras.

Tidak terima dengan teguran dari ayah tirinya, terduga pelaku keluar dari kamar sambil buat keributan.

Dari situ, korban mengejar terduga pelaku dan memukul anak tirinya sampai terjatuh di lantai.

Tidak terima dengan perbuatan korban, terduga pelaku mengambil pisau di dapur, dan langsung menikam korban di beberapa bagian tubuh korban.

Akibatnya, korban meninggal di lokasi kejadian dengan berlumuran darah.

Sementara terduga pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian. Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin
Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin (Tribun Manado)
Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved