Dirjen Perhubungan Darat Sebut 'Ojek Online Pasti Akan Hilang dengan Sendirinya'

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengadakan sosialisasi Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Perhubungan.

Dirjen Perhubungan Darat Sebut 'Ojek Online Pasti Akan Hilang dengan Sendirinya'
TRIBUN MEDAN/Liska Rahayu
Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani. 

Dirjen Perhubungan Darat Sebut 'Ojek Online Pasti Akan Hilang dengan Sendirinya'

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengadakan sosialisasi Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Perhubungan tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat di Santika Premiere Dyandra Hotel, Sumatera Utara, Kamis (07/02/2019). 

Dalam sosialisasi tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menjelaskan aturan mengenai keselamatan pengendara sepeda motor, khususnya ojek online (ojol).

Kendati demikian, bukan berarti Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membenarkan Ojol adalah angkutan umum.

"Kalau angkutan umum kan berbayar, makanya kita di sini sedikit agak-agak, ya, saya juga gak mau menganggap ini sebagai angkutan umum. Ini adalah antara. Sambil kita memperbaiki sistem angkutan umum ke yang lebih baik. Ojol pasti akan hilang dengan sendirinya, pasti ke situ," kata Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani.

Sebab dikhawatirkan dari adanya peraturan menteri tersebut, muncul kecemburuan dari angkutan umum. Ahmad mengatakan, membaiknya sistem angkutan, maka ojol pasti akan berkurang.

Sementara itu, RPM yang dibahas sangat mementingkan keselamatan pengendara roda empat, khususnya ojol. Baik penumpang maupun driver harus menjaga keselamatan di lapangan.

"Yang tidak kalah pentingnya masalah keselamatan. Kalau kami di Kementerian Perhubungan, priority number one is safety. Jadi pasal-pasal mengenai keselamatan itu hukummnya wajib dipenuhi oleh para driver yang bekerja di lapangan. Yang kedua adalah terkait tarif, yang ketiga suspend. Suspend juga itu kan terkait dengan kemitraan, saya kira satu kesatuan yang utuhlah," ujarnya.

Hal-hal tersebut menurutnya menjadi bahan kementerian untuk meningkatkan kesejahteraan para driver ojol tersebut. 

(Cr5/tribun-medan.com)

BACA JUGA:

Baca: Turunnya Harga Kopra Sulut Pengaruhi Pelambatan Pertumbuhan Ekonomi

Baca: Direktorat Polairud Sasar Kejahatan Berat di Wilayah Perairan Sulut

Baca: Asisten Sutradara di Chennai yang Mutilasi Istrinya Akhirnya Ditangkap Polisi

Baca: Novak Djokovic Diminta Mundur dari Tenis oleh Mantan Pelatih Rafael Nadal

Baca: Ini Tampilan Rahang Tuna Bakar, Menu Favorit ibis Manado

TONTON JUGA:

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Sosialisasikan RPM, Dirjen Perhubungan Darat: Ojol Pasti Akan Hilang dengan Sendirinya

Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved