Curi Ampli di Masjid, Pria Asal Sulbar Ini Akhirnya Diringkus Polisi

Setelah didalami oleh polisi, pelaku mengakui telah mengambil ampli Masjid Nurul Hidayah, setelah pulang di salah satu acara di Dusun Tabarodea.

Curi Ampli di Masjid, Pria Asal Sulbar Ini Akhirnya Diringkus Polisi
Internet
Pelaku pencurian saat diinterogasi polisi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang warga Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Amir, diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Sarudu, Senin (28/1/2019).

Amir diringkus atas dugaan pencurian ampli atau alat pengeras suara Masjid Nurul Hidayah, Dusun Tabarodea Desa Dapurang, Sarudu.
Kapolres Sarudu AKP AKP Yohanis peristiwa pencurian tersebut dilaporkan oleh Imam Masjid Syarifuddin, pada tanggal 19 Januari 2019.

Baca: Veronica Tan dan Bripda Puput Nastiti Devi Punya Satu Kesamaan, Apa Itu?

Baca: Dinas Satpol PP dan Damkar Boltim Tak Memiliki Mobil dan Personel Pemadam

Baca: HUT ke-16 Minsel, Bupati Tetty Paruntu dan Wabub Frangky Wongkar Fokus Bangun Pariwisata Minsel

"Pencurian diketahui saat pak Imam mau melaksanakan Salat Subuh. Saat mau membunyikan pengaji, tapi ternyata amplinya sudah tidak ada, sehingga langsung dilaporkan ke Polsek,"kata AKP Yohanis.

Yohanis menjelaskan, beberapa hari setelah kejadian Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Sarudu, mendapat informasi, lelaki Amir ingin menjual ampli di tukang Servis di Tanah Moni Rp 200 ribu, namun ditolak karena curiga barang tersebut hasil curian.

"Tapi tetap dia titip amplinya. Meskipun tukan servis tidak memberikan uang,"ujarnya.

Ia mengatakan, setalah dicek oleh personel Polsek Sarudu dan dicocokkan dengan ciri-ciri ampli masjid yang hilang, ternyata benar, ampli tersebut adalah ampli Masjid Nurul Hidayah Sarudu.

"Pelaku ditangkap di kediamannya di Dusun Sempo, Desa Sarudu, tidak melakukan perlawanan dan menunjukkan barang bukti lainnya,"katanya.

Setelah didalami oleh polisi, pelaku mengakui telah mengambil ampli Masjid Nurul Hidayah, setelah pulang di salah satu acara di Dusun Tabarodea.

Selain ampli, Amir juga mengambil dua Unit DVD Player warna hitam, Mic warna hitam, dua utas tali warna biru panjang delapan meter.

"Barang-barang dibungkus pelaku menggunakan Seprei, kemudian dipikul dan dibonceng oleh temannya Asrul, bermaksud untuk dijual tapi tidak ada yang ingin membeli,"bebernya.

Atas perbuatannya, Amir kini ditahan di Polsek Sarudu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan disangkakan Pasal 363 Ayat (1) ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Baca: Heboh Penemuan Mayat di Kalait, Kasat Reskrim Polres Minsel: Korban Berjenis Kelamin Perempuan

Baca: BREAKING NEWS: Heboh Penemuan Mayat Dalam Kondisi Membusuk di Kalait Minahasa Tenggara

Baca: Warga Kayawu Heboh Penemuan Mayat di Dalam Selokan, Ini Komentar Kapolsek

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Curi Ampli Masjid, Warga Sarudu Pasangkayu Diringkus Polisi, http://makassar.tribunnews.com/2019/01/28/curi-ampli-masjid-warga-sarudu-pasangkayu-diringkus-polisi?page=all.
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas

Editor: Nielton Durado
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved