Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Satgas Antimafia Bola Bongkar Aliran Dana ke Petinggi PSSI Iwan Budianto

CEO Arema FC sekaligus Kepala Staff Ketua Umum, Iwan Budianto, tersandung kasus suap yang ditangani oleh Satgas Antimafia Bola.

Editor:
YAN DAULAKA/BOLASPORT.COM
Wakil ketua umum PSSI, Iwan Budianto, saat ditemui BolaSport.com ditempat penginapannya di salah satu Vila dikawasan Seminyak, Kuta, pada Jumat (29/7/2018) malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - CEO Arema FC sekaligus Kepala Staff Ketua Umum, Iwan Budianto, tersandung kasus suap yang ditangani oleh Satgas Antimafia Bola.

Iwan Budianto dilaporkan oleh manajer Perseba Bangkalan, Imron Abdul Fattah atas dugaan suap dan penipuan pada 2009.

Baca: Sedang Berlangsung Live Streaming Debat Capres Jokowi vs Prabowo di TVRI, Kompas TV, dan RTV!

Kala itu, Iwan Budianto menjabat sebagai Ketua Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) dan ditunjuk menggelar perhelatan Piala Soeratin 2009.

Memasuki babak 8 besar Piala Soeratin 2009, Imron Abdul Fattah meminta kepada PSSI melalui BLAI yang diketuai Iwan Budianto, untuk menjadi tuan rumah.

Pelapor (Imron) kemudian menemui Ketua Pengda PSSI Jatim, Haruna Soemitro, dan dimintai dana Rp140 juta agar terpilih menjadi tuan rumah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, saat ini tim Satgas Antimafia Bola telah mendapatkan bukti transfer pelapor kepada Iwan Budianto dan Haruna Soemitro.

"Sudah ada bukti transfer dengan pelapor Imron Abdul Fattah, terlapornya yakni IB dan kawan-kawan," ujar Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019), dilansir BolaSport.com dari Warta Kota.

Uang Rp140 juta yang diberikan oleh Imron tersebut dibagi menjadi Rp115 juta kepada Haruna dan Rp25 juta kepada Iwan Budianto.

"Ternyata setelah disadari, setelah satgas terbentuk, Imron merasa tertipu, padahal untuk menjadi tuan rumah tidak perlu mengeluarkan uang," ucap Dedi menambahkan.

Saat ini, Satgas Antimafia Bola telah meningkatkan status perkara menjadi penyidikan.

Akan tetapi hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan dalam perkara tersebut.

PERNYATAAN AREMA FC SOAL KASUS TERSEBUT

CEO Arema FC, Iwan Budianto menghadiri laga Arema FC U-pada pertandingan final Piala Menpora U-14 2018 di Stadion Gajayana.
CEO Arema FC, Iwan Budianto menghadiri laga Arema FC U-pada pertandingan final Piala Menpora U-14 2018 di Stadion Gajayana. (@AREMAFCOFFICIAL/TWITTER)

Menanggapi perkara yang menimpa sang CEO, Arema FC melalui Media Officer, Sudarmadji, memberi pernyataan.

Sudarmadji meminta semua pihak untuk memahami kesibukan PSSI yang tengah mempersiapkan kongres.

"Kami mohon semua pihak untuk menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," kata Sudarmaji dilansir BolaSport.com dari Surya, Rabu (16/1/2019).

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved