Pasukan Koalisi AS Mulai Diarik dari Suriah
Ancaman akan operasi Turki merupakan alasan bagi Presiden Donald Trump untuk memutuskan mundur dari Suriah.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Amerika Serikat mulai memindahkan pasukan koalisinya dari Suriah.
Koalisi “telah memulai proses penarikan dari Suriah,” kata Kolonel Sean Ryan, juru bicara bagi koalisi pimpinan Amerika yang memerangi kelompok ISIS, mengutip warta Voice of America, Jumat (11/1/2019).
“Karena masalah keamanan operasional, kami tidak akan membahas jadwal, lokasi atau pergerakan pasukan secara spesifik,” lanjut dia.
Sebelumnya pekan ini, seruan Penasihat Keamanan Nasional Amerika, John Bolton, bagi perlindungan terhadap milisi Kurdi Suriah YPG sebagai prasyarat penarikan pasukan Amerika dari Suriah telah membuat marah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Ini menyebabkan presiden menolak bertemu dengan pejabat Amerika itu.
Baca: Perintah Penarikan Pasukan AS dari Suriah Sudah Ditandatangani
Baca: Iran Gunakan Drone Lacarkan 700 Serangan ke ISIS di Suriah
Baca: (VIDEO) Nadia Murad, Mantan Budak Seks ISIS yang Buka Suara hingga Raih Nobel Perdamaian
Baca: Viral Video Warga Indonesia di Suriah yang Ingin Pulang: Saya Ditipu Oleh ISIS!
YPG, sekutu penting dalam perang Washington melawan ISIS, tetapi dianggap Ankara sebagai kelompok teroris yang terkait dengan pemberontak di dalam wilayah Turki.
Erdogan juga memperingatkan bahwa persiapan operasi militer menghadapi YPG telah selesai.
“Kami dalam waktu sangat dekat akan bergerak untuk melenyapkan organisasi teroris di Suriah,” ujarnya.
“Jika ada teroris-teroris lain yang akan berupaya campur tangan dalam intervensi kami, maka kami bertugas untuk melenyapkan mereka juga,” lanjut Erdogan. P
Pasukan Turki telah berkumpul selama berpekan-pekan di perbatasan dengan Suriah.
Baca: Menteri Turki: Pendeta AS yang Dibebaskan adalah Agen CIA
Baca: Trump Tak Ada Niat Ekstradisi Ulama yang Dituduh Dalangi Kudeta Turki
Baca: Presiden Turki Larang Warganya Beli iPhone
Baca: Erdogan Permudah Syarat Jadi Warga Negara Turki
Para pengamat menyatakan ancaman akan operasi Turki terhadap YPG di Suriah Timur Laut, di mana sekitar 2.000 tentara Amerika ditempatkan, merupakan alasan bagi Presiden Donald Trump untuk memutuskan mundur dari Suriah.
Begitu Trump mengumumkan niatnya, Erdogan menyatakan Turki akan menangguhkan operasinya hingga seluruh tentara Amerika ditarik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penarikan-pasukan-koalisi-as-dari-suriah.jpg)