Inilah Tanda dan Penyebab Alergi Telur, Waspada!
Rasanya yang gurih dan bergizi membuat telur menjadi makanan favorit banyak orang, termasuk bagi Si Kecil.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hampir semua orang mungkin gemar mengonsumsi telur.
Rasanya yang gurih dan bergizi membuat telur menjadi makanan favorit banyak orang, termasuk bagi Si Kecil.
Pastinya telur merupakan bahan makanan yang sangat mudah untuk dijumpai.
Tidak hanya disajikan untuk sarapan, telur juga dapat tersaji sebagai berbagai jenis makanan. Mulai cemilan hingga menu makanan utama.
Namun, bagaimana jika anak mengalami alergi terhadap telur?
Iya Moms, anak juga bisa alami alergi telur, biasanya bayi yang cenderung memiliki reaksi alergi terhadap telur.
Tetapi kabar baiknya, kebanyakan anak-anak akan mengalami alergi ini hingga usia 5 tahun saja.
Lalu apa penyebab alergi telur pada tubuh Si Kecil?
Baca: Jokowi Minta BMKG Beli Alat Baru untuk Deteksi Bencana
Baca: Perintah Penarikan Pasukan AS dari Suriah Sudah Ditandatangani
Ketika seseorang memiliki alergi makanan, tubuhnya akan bereaksi seolah-olah makanan itu adalah zat berbahaya.
Hal ini akibat sistem kekebalannya tidak sepenuhnya berkembang dan tidak dapat menangani protein dalam telur.
Sistem kekebalan tubuh, yang biasanya melindungi terhadap kuman dan masalah lainnya, menggunakan antibodi untuk melawan protein telur.
Bayi yang alergi telur mungkin merasa sakit atau mengalami ruam setelah makan telur atau makanan yang mengandung telur.
Reaksinya bisa terjadi dengan cepat atau mungkin butuh beberapa jam.
Berikut adalah gejala yang mungkin dimiliki seseorang karena alergi telur:
- Kulit: gatal-gatal, eksim, kemerahan, atau pembengkakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mencuci-telur-sampai-bersih-ternyata-berbahaya-loh_20180512_171047.jpg)