Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Fadli Zon: Jangan Pura-pura Punya Ilmu Agama Lebih Tinggi

Fadli Zon memberikan tanggapan soal pernyataan calon presiden Prabowo Subianto terkait tantangan yang diajukan pada dirinya untuk menjadi imam salat.

Editor: Indry Panigoro
YOUTUBE
Soal Paket Kebijakan Ekonomi XVI, Fadli Zon: Bukti Pemerintah Neolib 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Fadli Zon memberikan tanggapan soal pernyataan calon presiden Prabowo Subianto terkait tantangan yang diajukan pada dirinya untuk menjadi imam salat.

Hal tersebut disampaikan Fadli Zon melalui laman Twitter miliknya @fadlizon, Selasa (18/12/2018).

Fadli Zon mengaku setuju dengan apa yang disampaikan oleh Prabowo.

 

Menurutnya, imam salat memang harus diserahkan kepada yang memiliki ilmu agama lebih baik.

Baca: Resmi Jadi Istri, Unggahan Foto Pertama DJ Butterfly Mengundang Rasa Penasaran

Ia juga setuju jika Prabowo tak perlu berpura-pura memiliki ilmu agama tinggi hanya untuk pencitraan.

"Imam sholat memang harusnya diserahkan pada mereka yang berilmu agama lebih baik.

Jangan pura-pura punya ilmu agama lebih tinggi dan minta-minta jadi imam sholat untuk sebuah pencitraan politik murahan," kicau Fadli Zon.

 

Baca: SAR Manado Masih Bersiaga di Sekitar Gunung Soputan

Pernyataan Fadli Zon itu, menanggapi unggahan akun Twitter @RajaPurwa, pada Selasa (18/12/2018), soal Prabowo Subianto yang memberikan jawaban atas tantangan yang diajukan pada dirinya untuk menjadi imam salat.

Prabowo mengungkapkan jawabannya itu saat berpidato di Konferensi Nasional Gerindra, Senin (17/12/2018).

Pidato Prabowo itu disiarkan langsung di akun Youtube Gerindra TV, namun, akun @RajaPurwa mengunggah video potongan pernyataan Prabowo itu di Twitternya.

Dalam video itu Prabowo mengatakan bahwa dirinya belum pantas menjadi imam salat.

"Ya saya merasa tahu diri betul? yang jadi imam ya orang yang harus lebih tinggi ilmunya, saya tidak takut mengakui, saya merasa tidak pantas menjadi imam salat," ujarnya.

Ketua Umum Gerindra ini menegaskan dirinya lebih memilih mengikuti orang yang tinggi ilmunya.

"Lebih baik saya mengikuti orang yang lebih tinggi ilmunya daripada saya, untuk apa saya bohong, untuk apa saya pura-pura kepada kalian," tambahnya.

Diketahui, tantangan untuk memimpin salat itu diungkapkan oleh mantan kader Gerindra, La Nyalla.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved