Berita di Sulut

Edison Humiang Curhat Masalah Daerah Perbatasan Sulut di Depan Anggota DPD RI

Sulawesi Utara termasuk daerah perbatasan, sebab itu butuh penanganan khusus terhadap pengembangan pembangunan

Edison Humiang Curhat Masalah Daerah Perbatasan Sulut di Depan Anggota DPD RI
DOK. TRIBUN MANADO/RYO NOOR
Asisten I Pemprov Sulut Edison Humiang 

Laporan Wartawan Tribun Manado,  Ryo Noor

 
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Sulawesi Utara termasuk daerah perbatasan,  sebab itu butuh penanganan khusus terhadap pengembangan pembangunan

Demikian disampaikan Edison Humiang,  Asisten Pemerintah dan Kesra Sulut saat menyambut Komite I DPD RI di Kantor Gubernur Sulut,  Selasa (18/12/2018).

"Wilayah perbatasan yang demikian strategis tidak  hanya bisa dilihat dalam konteks pembangunan normal dan sama seperti wilayah daratan, " kata dia. 

Baca: Siapkan Rp 3 Triliun, Bank Indonesia Gelar Kegiatan Penukaran Uang

Itu ia sampaikan menyangkut kepentingan DPD RI mewujudkan UU daerah kroulaun yang sementara digodok. 

"Wilayah perbatasan dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan garda terdepan penjaga kedaulatan dan cermin bukti harga diri bangsa, serta merupakan security belt yang menjadi benteng bagi tetap tegaknya NKRI," ujar dia. 

Humiang mengatakan, terdapat berbagai isu dan permasalahan wilayah perbatasan, yang perlu mendapat perhatian dan didiskusikan bersama untuk dicarikan solusi terbaik.

Secara politis, penetapan batas-batas terluar dari daerah-daerah di wilayah perbatasan belum begitu jelas, hal ini memberikan peluang terjadinya infiltrasi asing yang mengganggu kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Baca: Komoditi Perikanan Sulut Sumbang Rp 1,6 Triliun pada 2018, Didominasi Produk Olahan Ikan Kaleng

Disamping itu, kondisi keamanan yang sangat rawan, terutama berkaitan dengan kegiatan penyelundupan barang, narkoba dan psikotropika, uang palsu, jalur transit gerakan terorisme internasional, pembuangan limbah berbahaya, dan illegal fishing oleh nelayan asing dengan armada yang lebih canggih.

Lanjut Humiang, jaringan telekomunikasi yang belum menjangkau secara merata di semua daerah perbatasan mengakibatkan terbatasnya akses terhadap informasi. 

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved