Berita Nasional

TNI Sebut KKB di Papua Jangan Cengeng: Baru Dapat Isu Bom Koar-koar Minta Bantuan

TNI membantah menggunakan bom dalam memburu kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka

TNI Sebut KKB di Papua Jangan Cengeng: Baru Dapat Isu Bom Koar-koar Minta Bantuan
Kolase/Capture Film Merah Putih Memanggil
Ilustrasi KKB dan Pihak TNI 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantah menggunakan bom dalam memburu kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Kapendam XVII Cendrawasih, Muhammad Aidi, mengatakan pihaknya hanya memakai granat tangan dan pelontar.

Dia "berpesan kepada TPNPB-OPM agar tak ciut" menghadapi serangan aparat.

Baca: Deretan Undangan Pernikahan Unik yang Pernah Viral, Ada Pakai Rumus Kimia

Baca: Pria Ini Kena Infeksi Paru-paru Akibat Mencium Bau Kaus Kaki Tiap Hari

Baca: Ini 10 Mobil Terlaris Menjelang Akhir Tahun 2018

 
"Granat tangan dan pelontar dimiliki seluruh pasukan infanteri. Tapi yang gembor-gembor melawan TNI siapa? Artinya kalau gitu, harusnya dia (TPNPB-OPM) siap melawan seluruh kekuatan TNI," ujar Muhammad Aidi kepada BBC News Indonesia, Jumat (14/12/2018).

"Jadi (TPNPB-OPM) jangan cengeng. Baru dapat isu bom, langsung berkoar-koar minta bantuan. Seolah-olah mereka yang teraniaya," sambungnya.

Meski menggunakan granat, tapi Aidi mengklaim pihaknya belum memberlakukan operasi tempur melawan TPNPB-OPM.

Aparat, kata dia, masih melakukan proses evakuasi terhadap dua pekerja PT Istaka Karya yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Dia mengatakan, setiap kali mencoba mengevakuasi, aparat selalu diserang. Dalam catatannya, empat anggota TNI terkena tembakan, satu di antaranya meninggal.

 

Selain itu, satu personel Brimob juga mengalami hal serupa.

Pasca insiden pembunuhan pekerja PT Istaka Karya, aparat mendirikan tiga pos gabungan TNI-Polri di Distrik Yigi hingga Mbua.

Halaman
1234
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved