Chelsea vs Manchester City: Kontribusi Gelandang Serang
Hal tersulit dalam sepak bola adalah mencetak gol. Demikian pendapat Pep Guardiola, pelatih Manchester City.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hal tersulit dalam sepak bola adalah mencetak gol. Demikian pendapat Pep Guardiola, pelatih Manchester City, yang sekaligus jadi beban untuk Gabriel Jesus, penyerang di skuatnya.
Pep Guardiola kemungkinan kembali tidak bisa memainkan Sergio Aguero pada pertandingan Premier League 2018/19 melawan Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (9/12) dini hari waktu Indonesia. Aguero masih berkutat dengan cedera meskipun menurut kabar terakhir dia telah pulih.
Guardiola akan memainkan Gabriel Jesus untuk menggantikan Sergio Aguero di lini depan. Permasalahan Jesus adalah performanya yang tidak membaik setelah mencetak tiga gol ke gawang Shakhtar Donetsk pada 7 November lalu. Jesus tak mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir.
"Jesus akan mencetak gol. Saya sebagai pelatih berusaha membantu seorang penyerang untuk mencetak gol, namun dia memiliki hal lain seperti kemampuannya menekan lawan dan membantu tim dalam banyak situasi," ujar Guardiola dikutip dari Manchester Evening News.
Pep Guardiola wajar tidak terlalu cemas terhadap penurunan ketajaman Jesus. Manchester City memiliki banyak pemain yang bisa menjadi sumber gol. Raheem Sterling, Leroy Sane dan Riyad Mahrez adalah pemain-pemain tersebut.
Live On
Minggu (9/12)
00:30 WIB/01:30 WITA
beIN Sports 1
=============
Raheem Sterling, Riyad Mahrez dan Leroy Sane bukan pemain yang berada paling dekat dari gawang lawan. Tiga pemain ini sama-sama beroperasi di sektor sayap sebagai winger. Namun demikian, mereka bertiga sanggup memberikan kontribusi yang signifikan terhadap gol tim setiap beraksi di atas lapangan hijau.
Tengok saja statistik mereka bertiga pada musim kompetisi 2018/19. Sterling, Mahrez dan Sane masuk empat besar daftar pemain yang memiliki kontribusi terhadap gol tim tertinggi di skuat Manchester City. Sterling berkontribusi terhadap 17 gol sedangkan Mahrez dan Sane sama-sama berkontribusi terhadap 13 gol. Hanya Sergio Aguero yang lebih baik daripada Mahrez dan Sane, yaitu 15 gol.
"Banyak pemain mereka yang melakukan pergerakan. Hal tersebut menciptakan banyak ruang, mereka kemudian melancarkan banyak umpan silang. Mereka juga menciptakan banyak peluang dan mencetak banyak gol," ujar Eden Hazard, gelandang serang Chelsea, soal Manchester City kepada Play Sports.
Duel antara Chelsea dan Manchester City akan makin menarik karena dua tim memiliki gaya bermain yang mirip. Chelsea dan Manchester City adalah tim yang memainkan sepak bola menyerang.
Chelsea mengubah gaya permainannya mulai musim kompetisi ini sejak menunjuk Maurizio Sarri sebagai nahkoda tim. Mirip Manchester City, Chelsea juga sama-sama mengutamakan penguasaan bola.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/chelsea-ungguli-paok-di-liga-europa.jpg)