Berita di Boltim
25 Laporan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Boltim pada 2018
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Bolaang Mongomdow Timur, menerima 25 laporan Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual 2018.
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Bolaang Mongondow Timur, menerima 25 laporan Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual 2018.
Menurut Kepala Bidang (Kabid), Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Perlindungan Anak, Rahmi Olii mengatakan, 25 laporan didominasi oleh kasus anak.
Baca: Imunisasi MR di Boltim Capai 97,12 Persen, Masih 779 Anak Belum di Vaksinasi
"Kami menerima laporan, 85 persen didominasi kasus kekerasan terhadap anak baik seksual, penganiayaan dan pelantaran," ujar Rahmi Olii, Jumat (7/12/2018).
Kata dia, tahun 2018 laporan kasus terhadap perempuan dan anak mengalami kenaikan dua kali lipat dari sebelum 2017 hanya 12 kasus.
Baca: Guru Ngaji dan Sekolah Minggu di Boltim Terima Gaji Per Bulan
Kenaikan ini disebabkan, tahun 2017 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, gencar melakukan sosialisasi pada masyarakat.
"Dulunya masyarakat masih malu melapor, sekarang sudah tidak," ujar dia lagi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Richlany Mamonto mengatakan, 25 laporan yang masuk sudah diproses dan telah mendapat pendapingan bagi anak yang memerlukan bantuan hukum.
"Kami akan memberikan pendampingan, karena melakukan kerja sama antar lintas sektor yang berwadah pada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). (Ven).
TONTON JUGA: