Terlibat Perdebatan Sengit, Begini Isi Percakapan antara Habib Bahar dan Ali Ngabalin
Saat berdebat sengit, pembawa acara pun harus menengahi dan menjeda perdebatan mereka karena segmen terlah habis.
"Tidak ada jadwal, kita terima surat panggilan tadi (Senin) jam 4 sore," kata Habib Bahar bin Smith.
Saat ditanya soal pelaporan dugaan ujaran kebencian yang dilakukannya kepada Jokowi, Habib Bahar bin Smith mengatakan dirinya tetap tidak akan minta maaf.
"Iya, kalau bagi mereka yang melaporkan saya itu adalah suatu kesalahan, saya tidak akan pernah minta maaf dari kesalahan itu," tegas dia.
Dirinya menyayangkan jika isi ceramah itu hanya diambil sepotong saja tanpa memperhatikan keseluruhannya.
Setelah itu, Habib Bahar bin Smith pun menjelaskan maksud dari isi ceramah itu.
"Harus dilihat rentetan urutan ceramah itu, maka saya bilang kalau memang berani, coba putar, live. Ceramah saya satu jam kenapa cuma diambil dua menit, putar live ceramah saya satu jam dari awal sampai akhir," tutur Habib Bahar bin Smith.
Baca: Soal Perayaan Natal Bareng Gading, Ini Kata Gisel
Lebih lanjut, Habib Bahar bin Smith tidak mau ambil pusing terhadap orang yang melaporkannya.
"Itu kan sudah saya bilang, itu yang mereka melaporkan saya ada di pihak rezim, ada di pihak kekuasaan, biar masyarakat yang menilai, biar umat Islam yang menilai," ujar Habib Bahar bin Smith.
Habib Bahar bin Smith pun menegaskan dirinya akan memenuhi panggilan menjadi saksi dalam kasus dugaan ujaran kebencian.
"Surat panggilan pertama tadi sore, di situ tertulis tanggal 6 (Desember), ya saya bakal datang, sebagai kewajiban, saya bakal datang. Saya orangnya kooperatif," tegas dia.
(TribunWow.com/Tiffany Marantika)