Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Reuni Akbar 212

Cuitan Fadli Zon Bela Dubes Arab Saudi Osamah yang Mencuit Reuni Akbar 212

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon memberikan pembelaan terhadap cuitan Duta Besar Arab Saudi, Osamah Muhammad Al Shuaibi meski PBNU mengecam.

Editor: Siti Nurjanah
YOUTUBE
Fadli Zon 

Osamah menuliskan cuitan keduanya dalam bahasa arab.

Osamah menuliskan bahwa reuni akbar 212 adalah kegiatan dalam rangka persatuan dan menjaga keamanan nasional.

Osamah menuliskan bahwa kegiatan tersebut dihadiri Anies Baswedan, calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Baca: Sompie Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu

Baca: Jin BTS Ulang Tahun - Ini Julukan Lucu Untuknya dari Para Army, Member hingga Keluarga

Baca: Informasi Cuaca Hari Ini di Bolmong Berpotensi Hujan Lokal

Kemudian Osamah mengimbau kepada warga Saudi yang ada di Jakarta untuk tidak mendekati daerah macet di sekitar Monas.

Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, seperti ini cuitan Osamah:

"Berkumpulnya jutaan manusia dalam rangka persatuan Islam

Rakyat berkerja sama dalam rangka menjaga keamanan nasional

Dihadiri oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan, calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon

Diimbau kepada warga negara Saudi untuk tidak mendekati keramaian dan kemacetan yang berada di wilayah Monas tersebut."

Lantaran cuitan pertama Osamah telah beredar di media sosial, mendapat reaksi dari PBNU.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj memprotes tindakan Duta Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia, Osamah Muhammad Al Shuaibi telah mencampuri urusan politik Indonesia lewat cuitan Twitternya.

Menurut Ketua Umum PBNU, komentar Osamah dalam akun twitternya yang kemudian dihapusnya itu telah melangkahi wewenangnya.

"Dalam pandangan kami Osamah telah melakukan pelanggaran keras diplomatik yakni mencampuri urusan politik suatu negara di luar kewenangannya," tegas KH Said Aqil Siroj, dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunnews.com, Senin (3/12/2018).

Padahal Indonesia adalah negara yang memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan Kerajaan Arab Saudi (KSA).

Terlebih, 20 persen dari total jamaah haji di Arab Saudi merupakan rakyat Indonesia.

Baca: Inilah Kronologi Cuitan Dubes Arab Saudi Osamah Tentang Reuni Akbar 212 yang Diprotes PBNU

Baca: DPRD Bitung Melaksanakan Ibadah Natal

Baca: Dirjen Imigrasi Respon Positif Harapan Pemkab Minsel

Baca: Jadwal Live RCTI: Laga Liga Inggris Tengah Pekan Ini, Duel Akbar Manchester United Vs Arsenal

Berikut pernyataan sikap PBNU

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved