Sekda Marzansius Arvan Ohy Beberkan Tujuan Korsupgah KPK ke Bolsel
Sekretaris Daerah Bolsel Marzansius Arvan Ohy, membeberkan tujuan dari kunjungan Korsupgah KPK Wilayah Provinsi Sulawesi Utara
Penulis: | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Sekretaris Daerah Bolsel Marzansius Arvan Ohy, membeberkan tujuan dari kunjungan Korsupgah KPK Wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ke Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Selasa (27/11).
"Mereka datang untuk menindak lanjuti komitmen bersama antara bupati, ketua DPRD, dan gubernur se-Sulut," jelas Sekda.
Dijelaskannya, supervisi yang dimaksud untuk melihat memantau sudah sejauh mana tindak lanjut aksi yang sudah menjadi komitmen kepentingan Bolsel untuk laporan bulan November 2018.
Adapun bidang-bidang yang menjadi perhatian tersebut di antaranya Bappelitbangda, terkait perencanaan penggunaan SIMDA, Bagian Kepegawaian pemberian TTP berdasarkan penghasilan berdasarkan beban kerja dan Evajab.
Baca: Pemkab Bolsel Sosialisasikan Pendidikan Bela Negara
"Kemudian keuangan terkait pengamanan aset terutama penggunaan aplikasi SIMDA barang milik daerah dan keuangan, pengadaan barang jasa integrasi LPSE dan pengadaan barang dan jasa menjadi unit UKPBJ," jelas Sekda.
Kemudian Bagian Hukum terkait tindak lanjut LHKPN dimana untuk Bolsel dari 110 wajib lapor.
"Tinggal dua yang belum lapor," jelasnya.
Lanjutnya, perizinan wajib menggunakan aplikasi dan harus melalui online One Stop Service (OSS). Di mana Bolsel tahun 2019 sudah akan ke situ.
"Terkait persiapan pengadaan bangunan untuk kantor dan pengadaan CCTV, call center, dan sebagainya. Untuk pekerja akan ditarik ke situ," jelasnya.
Untuk hasil pertemuan tersebut katanya akan dibaca se-Indonesia melalui aplikasi Monitoring Center Prevention (MCP). (lix)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kpk-di-bolsel.jpg)