Penembakan Kapal oleh Rusia, Ukraina Berniat Umumkan UU Darurat

Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengumumkan bakal mengajukan undang-undang darurat kepada parlemen (Verkhovna Rada).

Penembakan Kapal oleh Rusia, Ukraina Berniat Umumkan UU Darurat
MYKOLA LAZARENKO / PRESIDENTIAL PRESS-SERVICE / AFP
Presiden Ukraina, Petro Poroshenko. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Insiden terjadi di Laut Hitam di mana kapal perang Ukraina ditembaki dan disita oleh Rusia karena dianggap melanggar kedaulatan wilayah.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengumumkan bakal mengajukan undang-undang darurat kepada parlemen (Verkhovna Rada).

Dilaporkan Russian Today Minggu (25/11/2018), UU bakal berdurasi 60 hari, didukung oleh Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional Ukraina (NDSC).

Baca: Kapal Perang Ukraina Disita Rusia, DK BPP Gelar Rapat Darurat

Melalui UU itu, pemerintah punya kewenangan untuk membatasi kebebasan sipil yang dijamin konstitusi seperti kebebasan berkumpul maupun kebebasan berpendapat.

Nantinya, pemerintah berhak melarang warganya bepergian, memperketat pengawasan di perbatasan maupun barang-barang yang diimpor.

Selain itu, negara juga meningkatkan kontrol terhadap media. Televisi maupun koran bisa ditutup jika dianggap membahayakan keamanan nasional.

Baca: Henry Siahaan Makan Siang Bersama Yuni Shara Setelah 10 Tahun Bercerai

Dalam konferensi pers, Poroshenko mengatakan dia tidak berencana menggelar serangan jika UU darurat tersebut disetujui oleh parlemen.

Dia sudah meminta Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) hingga Uni Eropa (UE) untuk bekerja sama dan memastikan keamanan Ukraina.

"Kami meminta kepada seluruh pihak yang mendukung kemerdekaan Ukraina. Marilah kita semua bersatu," tegas presiden 53 tahun itu.

Baca: Tes Kepribadian: Rasa Es Krim yang Paling Kamu Sukai Bisa Ungkap Sifat Aslimu, Rasa Cokelat Genit!

Dia melanjutkan bakal berdiskusi dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg Senin (26/11/2018). Adapun UU itu rencananya bakal berlaku selama 60 hari.

Halaman
12
Editor: Hans Koswara Widjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved