Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mirip Dinosaurus, Reptil 300 Juta Tahun Ini Rupanya Moyang Mamalia

Sebuah museum di New Mexico baru saja mengumumkan sosok salah satu nenek moyang mamalia dari masa prasejarah dengan bentuk eksentrik

Editor:
kompas.com
Mirip dinosaurus, reptil tertua ini sebenarnya sepupu jauh hewan herbivora modern. Gordodon kraineri hidup 300 juta tahun yang lalu, jauh sebelum dinosaurus ada. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah museum di New Mexico baru saja mengumumkan sosok salah satu nenek moyang mamalia dari masa prasejarah dengan bentuk eksentrik. Jangan terkecoh dengan bentuknya yang mirip nenek moyang ayam, yaitu dinosaurus.

Baca: Inilah Kedai Kopi Milik Penyeduh Kopi Terbaik Dunia

Menurut pengumuman Museum Sejarah Alam dan Sains New Mexico (NMMNHS) pada Rabu (21/11/2018), reptil bersirip seperti ilustrasi foto di atas memiliki nama ilmiah Gordodon kraineri.

Ia memiliki sirip dengan tinggi 43 sentimeter yang mengembang, berat 34 kilogram, dan panjang 1,5 meter.

Sekitar 300 juta tahun yang lalu selama periode geologis Permian, ia hidup dan berjaya di wilayah Amerika Barat Daya.

Periode Permian berlangsung 300 juta sampai 251 juta tahun lalu, tepat sebelum dinosaurus muncul. Hewan-hewan yang hidup di masa ini dikenal sebagai pelycosaur, dan mereka sebenarnya lebih mirip dengan mamalia seperti kita dibanding T.rex, Triceratops, dan lainnya.

a

"G. kraineri termasuk nenek moyang mamalia, kerangkanya lebih dekat dengan (mamalia) kita dibanding dinosaurus," ujar ahli paleontologi sekaligus pemimpin studi Spencer Lucas kepada Live Science melalui email, dilansir Rabu (21/11/2018).

Fosilnya ditemukan di kawasan New Mexico pada maret 2013 oleh kelas geologi Universitas Oklahoma.

Baca: Ditakuti Musuh, Inilah Deretan Senjata Sniper Terbaik di Dunia, Salah Satunya Dipakai Kopaska

Setelah mereka menginformasikan hal ini kepada Lucas, ia dan timnya mengumpulkan kerangkanya pada 2013 dan 2014.

Lucas mengatakan, makhluk ini memiliki sejumlah gigi kecil yang kuat. Hal inilah yang kemudian mengilhami nama Gordodon kraineri.

Nama genus diambil dari kata "gordo" bahasa Spanyol yang artinya lemak, dan "odon" berasal dari bahasa Yunani artinya gigi.

Sementara itu, kraineri merupakan nama untuk menghormati Karl Krainer, seorang ahli geologi dari Universitas Innsbruck, Austria, atas kontribusinya pada penemuan geologi dan paleontologi di New Mexico.

Lucas mengatakan, reptil ini memiliki struktur yang sangat maju pada tengkorak, rahang, dan gigi. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memakan tanaman tertentu yang bergizi tinggi.

"Reptil herbivora awal lainnya tidak seletif, mereka bisa mengunyah tanaman apa pun yang mereka temui. Namun Gordodon berbeda, ia memiliki beberapa hal yang mirip seperti hewan modern, seperti kambing dan rusa," katanya.

Sampai saat ini, hewan tertua yang memiliki gigi mirip G. kraineri ditemukan berasal dari 205 juta tahun yang lalu, atau dari masa Trias akhir.

"Gordodon kraineri memperluas jenis herbivora selama 95 juta tahun," imbuhnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved