Breaking News:

Dituduh Sebarkan Ajaran Kristen, Empat Warga Finlandia Ditahan di Malaysia

Polisi menyita 47 pena yang dekorasinya menyertakan ayat-ayat dari Kitab Injil, dan 336 buku catatan yang berisi teks-teks yang disadur dari Injil.

ist
Bendera Malaysia 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KUALA LUMPUR - Polisi Malaysia menangkap empat turis asal Finlandia karena mendistribusikan materi-materi ajaran Kristen di lokasi-lokasi publik di sebuah pulau wisata.

Kepala Polisi Pulau Langkawi Mohamad Iqbal Ibrahim, mengatakan, Rabu (21/11/2018), mengatakan, dua perempuan dan dua pria ditangkap di hotel mereka setelah polisi menerima pengaduan terkait mereka.

Ia mengatakan, polisi menyita 47 pena yang dekorasinya menyertakan ayat-ayat dari Kitab Injil, dan 336 buku catatan yang berisi teks-teks yang disadur dari Injil.

Polisi mendapatkan surat perintah pengadilan untuk menahan keempat turis itu selama tujuh hari sementara mereka diselidiki. Dua di antara mereka merupakan pasangan yang sudah menikah.

Baca: 5 Artis Ini Rela Pindah Agama Mengikuti Keyakinan Pasangannya, Salah Satunya Chelsea Olivia!

Mohamad Iqbal mengatakan keempat orang itu yang berusia antara 27 dan 60 tahun, tiba di Langkawi, Minggu (19/11/2018), dan berencana untuk meninggalkan pulau itu, Kamis (22/11/2018).

Ia mengatakan, mereka diselidiki atas tuduhan menimbulkan keresahan masyarakat dan melanggar status visa mereka. 

Di Malaysia penganut agama lain dilarang mengubah keyakinan kaum Muslim. Meski demikian, peraturan itu tidak berlaku bila pelakunya orang Muslim yang mencoba memengaruhi keyakinan penganut agama lain.

Muslim yang jumlahnya hampir dua pertiga penduduk Malaysia yang mencapai 31 juta orang, juga tidak diizinkan berpindah agama secara hukum.

Kementerian Luar Negeri Finlandia membenarkan adanya penahanan empat warganya di Malaysia, namun menolak memberikan rincian lebih jauh. (*)

Sumber: VOA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved